Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Dream Small: #JokowiPresiden

Jokowi Presiden

Hari ini 20 Oktober 2014 saya bersama hampir semua rakyat Indonesia bergembira, merayakan dilantiknya Bapak Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia. Bersyukur karena Bapak Prabowo Subianto juga dengan jiwa yang besar ikut hadir dalam pelantikan di ruang sidang paripurna I, gedung MPR/DPR RI.

Bukan sekali ini, saya menulis tentang  Jokowi. Pada saat beliau menjabat Walikota saya sudah tulis beberapa kali. Demikian pula saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hari ini saya mencoba menulis inspirasi dari angle berbeda dari yang kebanyakan ditulis dimana-mana. Inspirasi yang kebetulan saya pribadi suka lakukan dan kini kebetulan saya menemukan contoh nyata bahkan dari Presiden Jokowi.

Dream Small. Yup, Jokowi adalah contoh orang yang tidak punya mimpi besar.

More…

Post

Perfect Practice (From Great Coach) Makes Perfect – Greysia/Nitya

Indonesia's Polii and Maheswari pose with their gold medals after winning the women's doubles gold medal badminton match against Japan at Gyeyang Gymnasium at the 17th Asian Games in Incheon

Sungguh luar biasa. Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari berhasil menyabet medali emas di Asian Games tahun ini. Sungguh luar biasa karena selain tidak diunggulkan, terakhir ganda putri Indonesia meraih emas di ajang yang sama adalah di tahun 1978 lewat pasangan legendaris Verawati Fajrin dan Imelda Wiguna.

Greysia dan Nitya sebenarnya sudah 10 tahun menyandang predikat pemain nasional. Namun bisa dibilang mereka tidak pernah menonjol dalam prestasi. Sempat berpasangan pada 2008-2010 lalu mereka dipisahkan dan baru berpasangan lagi di tahun 2013 lalu.

Lalu apa faktor pembeda sehingga mereka berdua bisa meraih medali emas dan mengalahkan pasangan ganda unggulan dari Jepang di final serta ganda dari Tiongkok di semifinal?

More…

Post

Dream Small?

potato salad kick starter

Saya termasuk orang yang jarang punya mimpi besar. Hampir semua mimpi saya lebih tinggi dari yang sekarang sudah saya capai namun bisa dibilang medium rather than big. Saya tidak pernah punya mimpi jadi General Manager Hard Rock Cafe. Goal saya waktu awal masuk hanya menghasilkan uang tambahan dari pekerjaan yang saya suka sambil meneruskan kuliah saya waktu itu.

Semakin hari goal saya terus berkembang. Makin lama makin besar goalnya. Namun tetap saja tidak pernah bermimpi jadi General Manager. Toh akhirnya saya menjadi General Manager HRC Jakarta di usia 26 tahun.

Weekend kemarin saat sedang mengisi acara Loop Kepo di Bandung, saya bertemu dengan Raditya Dika dan dia dengan bersemangat bercerita tentang kesuksesan banyak orang di kickstarter. Salah satunya ya Potato Salad yang fotonya saya pasang diatas.

Kenapa Potato Salad bisa mengumpulkan dana US$ 55.000 (sekitar 600 Juta Rupiah)???

More…

Post

Jerman Juara Piala Dunia

Jerman

Sebenarnya sudah lama ingin menulis soal Jerman jadi juara Piala Dunia 2014 di Brazil lalu. Namun karena berbagai kesibukan akhirnya baru sekarang sempat menulis.

Mungkin sudah banyak yang menulis bahwa Jerman berhasil lantaran investasi terhadap pemain-muda mereka sejak kekalahan memalukan di Euro Cup 2000. Sejak itulah Jerman yang biasanya bergantung pada pemain-pemain senior saja mulai membenahi sistim pembinaan pemain muda mereka.

Yang justru disayangkan adalah Spanyol yang juga berhasil lewat pembinaan pemain muda mereka namun tidak berani melakukan regenerasi secara cepat.

Sama seperti di dunia bisnis, saya memang beruntung karena di usia 26 tahun sudah diberikan kesempatan untuk menjadi General Manager Hard Rock Cafe Jakarta. Namun setelah saya pikir-pikir, HRC pun beruntung bisa ‘menemukan’ saya yang di usia 26 tahun sudah punya hampir 7 tahun pengalaman kerja di HRC plus sekitar 4 tahun bersama majalah HAI.

Usia muda membantu saya bisa membuat banyak terobosan yang dieksekusi dengan baik oleh tim yang usianya beragam namun kompak bekerja dibawah bendera Hard Rock Cafe.

Selain itu saya juga menangkap satu fenomena baru dari kemenangan Jerman, apa ya?

More…

Post

Iklan Idul Fitri

Iklan Lebaran Pertamina

Hari ini di Harian Kompas, saya melihat ada 14 iklan ucapan Selamat Idul Fitri dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia dengan ukuran beragam dari seperempat halaman hingga setengah halaman berwarna. Pasang iklan harganya mungkin ratusan juta rupiah, sayang sekali kalau tidak berdampak bagi pemasangnya.

Yang patut disayangkan kalau iklan ucapan selamat Lebaran yang dibuat tidak meaningful, karena hanya menggunakan kata-kata yang sudah sangat umum. Para pembaca koran, baik konsumen maupun bukan konsumen sama sekali tidak mendapatkan makna dan tidak membicarakannya.

Seperti biasa, saya bahas yang bagus ya. Yes, iklan setengah halaman milik Pertamina yang ada diatas adalah contoh iklan yang beda dan menarik karena mengangkat tradisi Damar Kurung yang merupakan seni hias tradisional Gresik dalam menyongsong Ramadhan dan Idul Fitri. Pemikiran yang out of the box di tengah iklan-iklan Lebaran yang cenderung sekedar baik dan benar namun tidak inspiratif. Untung tahun ini tidak ada iklan dengan wajah para Direksi mengucapkan Selamat Idul Fitri.

Walau idenya cukup out of the box, iklan lebaran Pertamina ini sebenarnya kalau dilihat dari sisi dampak sebenarnya kurang cocok dengan semangat terbarukan mereka. Iklan diatas lebih tepat kalau yang memasang adalah Kementrian Pariwisata & Ekonomi Kreatif.

 

 

Post

Van Gaal Pelatih Kreatif

krul-van-gaal

Setiap pertandingan di Piala Dunia, saya juga sengaja menyoroti soal kreativitas baik seorang pemain maupun dari pelatih. Kali ini saya ingin bahas bagaimana Louis van Gaal, pelatih senior berusia 62 tahun untuk kedua kalinya membuat sebuah keputusan yang berbeda namun berdampak positif untuk timnas Belanda.

Menjelang berakhirnya perpanjangan babak ke2, Van Gaal secara mengejutkan mengganti kiper utama Belanda, Jasper Cilessen yang tampil luar biasa di Piala Dunia selama ini dengan kiper cadangan Tim Krul yang belum pernah tampil di Piala Dunia Brazil. Apalagi catatan statistik Tim Krul dalam penyelamatan penalti selama di Newcastle United sejak 2006 hanya 2 kali dari 20 penalti. Lalu kenapa Van Gaal begitu berani?

More…

Post

Taxi of Tomorrow?

NYC banner Website-Banner

Setelah membaca berbagai beritanya di tahun 2011, minggu lalu saya beruntung bisa naik taksi terbaru milik NYC Cab keluaran Nissan ini. Cukup mengagetkan karena Nissan berhasil mengalahkan 2 finalist, yaitu Ford Transit Connect yang notabene adalah merk lokal Amerika dan Karsan dari Turki yang tampil sebagai kuda hitam.

taxioftomorrow_transitconnect4karsan-v1-leads-the-race-for-new-york-s-next-taxi-31313_1

Saya sendiri tadinya menyangka Ford akan menang karena merk lokal dan akan mendukung penyerapan tenaga kerja lokal atau bahkan Karsan karena memiliki fasilitas untuk para disable naik ke atas taksi.  Namun pemerintah NYC pasti punya banyak perhitungan dari sehingga Nissan yang memenangkan lelang terbuka “Taxi of Tomorrow”

Tidak tanggung-tanggung, Nissan langsung mendapatkan kontrak exclusive selama 10 tahun kedepan.  Dan tentunya bukan hanya di New York karena diharapkan taksi ini akan diorder juga oleh negara-negara lainnya. Jadi selain mendapatkan kontrak dengan nilai 1 Billion US dollars, New York menjadi showcase dari taksi dengan model NV 200 ini.

Yang pasti saya menikmati taksi baru ini.  Ruang duduknya lebih lega, bahkan stroller milik anak saya cukup saya simpan di depan saya, sehingga memudahkan saat saya turun tidak perlu buka pintu belakang lagi.  Apalagi sore itu handphone saya sudah menipis baterenya karena terlalu banyak dipakai foto-foto  dan upload social media sedari pagi, eh di taksi ini ada colokan USB persis seperti di pesawat terbang baru kebanyakan saat ini.  Klakson kini tidak lagi terlalu berisik sehingga  tidak bisa polusi suara dan kabarnya nanti akan ada versi electricnya juga karena yang sekarang masih menggunakan bensin.

Lalu seperti apa rasanya duduk di dalam “Taxi of Tomorrow” ini?

More…

Post

Movement ala TOMS Shoes

Yoris c2mtl blake toms

Belakangan ini kita suka melihat teman kita menggunakan sepatu merk TOMS.  Dan mungkin kita sudah mendengar bagaimana TOMS yang dirintis sejak 2006 dengan “One For One” business modelnya, hingga 2012 berhasil membagikan total 2 juta sepatu kepada anak-anak yang membutuhkan di negara-negara berkembang.

Sehingga kini makin banyak brand yang latah membuat konsep marketing bermodal kebaikan dan menggarap berbagai movement di Indonesia.

Saya beruntung, bisa belajar dan bertemu langsung dengan founder dari TOMS Shoes yang bernama Blake Mycoskie dalam sebuah workshop intimate yang diikuti sekitar 12 orang saja di C2MTL Montreal, Kanada.

Apa yang saya pelajari?

More…

Post

Forbes The Progressive Figures

Forbes The Progressive Figures

Bulan April lalu, saya menerima penghargaan dari majalah Forbes Indonesia sebagai salah satu dari The Progessive Figures bersama Bapak Chairul Tandjung, Mike Wiluan, Veronica Colondam dan Najwa Shihab yang dipilih karena dianggap inspiratif di Indonesia.

Senang.  Apalagi sudah cukup lama saya tidak menerima award karena beberapa tahun terakhir ini saya memang konsentrasi untuk membuat klien-klien kami di OMG Consulting atau anak-anak muda yang saya mentoring untuk sukses dan mendapatkan award di Indonesia dan bahkan di tingkat dunia.

Dulunya saya ini sangat suka ikut lomba untuk meraih berbagai penghargaan baik tingkat nasional, regional maupun tingkat dunia.

More…

Post

OMG Outing To Seoul

OMGoutingSEOULedited

Biasanya kami outing di awal tahun.  Namun karena saya harus ke Las Vegas untuk menghadiri Consumer Electronic Show 2014 maka outing tertunda dan terus tertunda hingga akhirnya akhir April kemarin kami berlima berhasil outing ke Seoul.

Yup, selama profit cukup baik di tahun sebelumnya, saya sebagai owner pasti menyisihkan sebagian keuntungan untuk acara ini.  Outing menurut saya sangat penting untuk sebuah perusahaan.  Tentunya tidak harus ke Seoul seperti kami, tahun lalu pun saat kami outing ke Hongkong saya sudah bilang bahwa even kalau tahun depan outing kami ke Jogjakarta pun saya yakin akan tetap seru.

Yang penting adalah kebersamaan dari para karyawan dan kreativitas dalam menyusun jadwal acara.  “Saya sudah pernah ke Hongkong maupun Seoul, tapi melihat jadwal kalian di path kayaknya seru banget” kata teman-teman saya di whatsapp.

Mau tahu, OMG ngapain aja di Seoul?

More…