YORIS SEBASTIAN. thinking outside the box - execute inside the box

Archive for August, 2009


Posted on August 27, 2009 - by
Paskibraka dan Duta Belia 2009

yoris-indosat-satukan-negeri

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat kesempatan dari Indosat untuk memberikan sedikit presentasi untuk para Duta Belia 2009.  Mereka terdiri dari kelompok pemuda pemudi berprestasi yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional, antara lain 66 orang anggota Paskibraka 2009, 4 orang Pemenang Olimpiade Science, 8 orang Pelajar Teladan, dan 2 orang wakil generasi muda pesantren.  Memang, Indosat secara konsisten berpartisipasi dalam kegiatan Duta Belia yang dipelopori Departemen Luar Negeri, bekerjasama dengan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.

Saya sungguh senang melihat bibit-bibit muda kita yang semakin menjanjikan.  Setelah presentasi, saya sempat berdialog dengan para peserta.  Para Paskibraka yang baru saja mengibarkan bendera Merah Putih di istana 17 Agustus lalu, tidak terlihat letih walau saya yakin jadwal mereka sangat padat.  Saya berharap, dari mereka akan lahir banyak hal positive untuk Indonesia.

Belum lagi para pelajar teladan yang kerap bertanding adu debat di tingkat internasional, yang punya berbagai ide kreatif bagaimana menciptakan Indonesia yang lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama Indosat memberikan beasiswa senilai Rp 120 juta kepada para Duta Belia 2009.  “Indosat bangga terhadap prestasi yang diraih para anggota Duta Belia, kami berharap apresiasi ini akan mendorong dan memacu generasi muda lainnya untuk turut berprestasi mengharumkan nama bangsa,” demikian disampaikan Harry Sasongko, President Director & CEO Indosat saat menyampaikan secara simbolik kepada para Duta Belia 2009 yang diwakili 2 orang Paskibraka.

beasiswa-duta-belia1

Pada kesempatan yang sama Indosat juga meluncurkan microsite “Satukan Cinta Negeri” yang beralamat di www.satukancintanegeri.com Microsite ini merupakan media untuk mengajak partisipasi para stakeholder dalam mewujudkan rasa cinta negeri melalui berbagai kegiatan kepedulian sosial.  Ini melanjutkan program donasi mereka “Berbagi Bersama Satukan Cinta Negeri” dimana Indosat menyisihkan sebagian pendapatan dari penggunaan layanan setiap isi ulang pulsa Indosat, setiap pengiriman MMS kartu prabayar dan paskabayar, setiap pengiriman i-Say kartu prabayar dan paskabayar, serta pengaktifan i-Ring lagu-lagu nasional, selama periode 1 hingga 17 Agustus 2009. Penyisihan pendapatan ini ditambahkan dengan dana Corporate Social Responsibility Indosat mencapai jumlah  Rp 800 juta.

Mudah-mudahan makin banyak perusahaan yang menggunakan dana CSR mereka secara kreatif, seperti Indosat membuat microsite ini.  Saat ini saya sering melihat kegiatan CSR masih sering hanya diberikan untuk menanam pohon dan sumbangan saja.  Bukannya tidak bagus, sangat bagus malah.

Namun kalau kita juga menyisihkan budget CSR kita untuk membuat fasilitas yang memungkinkan orang banyak ikut berpartisipasi maka gerakannya bisa menjadi lebih besar.  Bisa jadi di dalam gerakan Satukan Cinta Negri akan ada penanaman pohon di area yang memang sangat memerlukan.

Jadi menanam pohon bukan hanya untuk kepentingan publikasi yang setelah 1 tahun kemudian tidak diketahui lagi hasilnya.

Kalau ada yang tau CSR kreatif lainnya, info ke saya ya :)


Posted on August 26, 2009 - by
A Larger Reward Led To a Poorer Performance?

Lagi-lagi saya menemukan fakta yang provocative di ted.com yang sebenarnya cukup lama tidak saya kunjungi.  Maklum akhir-akhir ini sedang sibuk sekali.

picture-33

Kali ini TED Talks dari Daniel H. Pink, salah satu pengarang buku favorite saya.  Bukunya sudah pernah saya post di blog ini, tentang The Adventure of Johnny Bunko.  Disini Daniel yang ternyata sekolah hukum namun akhirnya tidak pernah jadi pengacara mengangkat fakta penting dari beberapa research yang ada, bahwa reward hanya perlu untuk performance atau pekerjaan yang benar-benar mudah.

Malah semakin besar reward mungkin akan menjerumuskan kita ke performance yang semakin buruk.  More details silahkan diresapi di rekaman TED Talks berikut ini http://www.ted.com/talks/dan_pink_on_motivation.html

Aneh tapi nyata.  Saya setuju, kita harus semakin creative memilih reward untuk karyawan kita supaya mereka semakin ter-motivasi untuk bekerja.  Sejak dulu, saya selalu percaya dengan result oriented rather than time spend in the office.  Apalagi saya sendiri sangat passionate dengan pekerjaan saya, sehingga hours of working tidak perlu dipertanyakan lagi.  Jadi pada saat ada yang mengusulkan soal disiplin waktu kerja… saya pribadi kurang setuju ya.  Saya lebih senang dengan disiplin hasil kerja ;) lebih lagi… hasil kerja yang kreatif dan efektif :-D

Time has changed.  Setuju?


Posted on August 21, 2009 - by
Coklat Monggo

coklat-monggo

Kemarin saya baru dari Yogyakarta, memberikan seminar di UGM.  Satu hal yang menarik, saat beli oleh-oleh saya menemukan Coklat Monggo khas Yogyakarta.  Coklat ini diproduksi di Yogya dan terbuat dari biji coklat pilihan asal Jawa dan Sumatra.  Sebagian kemasannya dibuat dari bahan daur ulang.

Ini merupakan salah satu contoh kreatif bagaimana membuat brand lokal, produk lokal, dengan standard global dan cita rasa internasional.  Berbagai nama khas Yogya digunakan sebagai brand name, misalnya Petruk, Semar, Gareng, Becak dan Borobudur.

coklat-monggo-yogya

Saya sendiri paling suka dengan dengan Dark Chocolate-nya yang diberi nama P.e.t.r.u.k  Rasanya enak sekali…….. Tidak salah kalau mereka menulis “Fine Javanese Chocolate”.  Waktu pesawat Garuda saya delay di airport Adisucipto, salah satu teman saya di Facebook, Mbak Tian juga suggest untuk saya beli Coklat Monggo di airport sambil menunggu… See people will recommend your product if your product is ‘talkable’

Makanya kalau orang bertanya, apa kunci sukses produk makanan, saya selalu bilang rasanya baru diikuti dengan kemasan dan program promosinya. Coklat Monggo merupakan salah satu dari produk yang rasanya enak dan kemasannya bagus dan unik sehingga dibicarakan dan direkomendasikan orang banyak.

Ada produk lokal lain yang bagus dan creative disekelilingmu?


Posted on August 19, 2009 - by
Ada Yang Mau ikut pelatihan seminggu di Bangkok?

Apabila anda berusia 20-35 tahun, punya kualitas kepemimpinan dan minat yang kuat dibidang perubahan iklim, punya latar belakang dan pengalaman kreatif atau pengalaman dalam membuat kebijakan untuk masyarakat, atau berpengalaman di bidang edukasi, pekerja sukarela, atau media massa, efektif berkomunikasi dalam bahasa Inggris, mempunyai komitmen tinggi untuk menyelesaikan proyek (dalam bidang perubahan iklim) setelah pelatihan, juga mau berkewajiban meneruskan informasi dan skil yang diperoleh dari pelatihan ini ke komunitas dan jejaringnya.

Silahkan unduh formulir pendaftaran di www.britishcouncil.or.id dan baca juga informasi selengkapnya di sana.

Partisipan yang berhasil lulus seleksi akan menjadi wakil Indonesia dan menjadi peserta aktif di jejaring Climate Cool di http://climatecoolnetwork.ning.com yang terdiri dari International Climate Champion dari seluruh dunia.

Pelatihan akan dilakukan secara interaktif selama seminggu penuh melalui presentasi, diskusi interaktif, kerja kelompok dan kunjungan lapangan ke beberapa organisasi yang bergerak dibidang kreatif dan pembangunan berkelanjutan. Partisipan juga akan mendengarkan presentasi dari beberapa pemangku kepentingan dari sektor yang berbeda yang akan memberikan perspektif mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Selamat ulang tahun Indonesiaku!

Pendaftaran ditutup 30 Agustus 2009 – Seluruh biaya + uang saku ditanggung oleh British Council.


Posted on August 13, 2009 - by
Google punya saingan baru?

Hari ini Facebook menawarkan Search page baru… mungkinkah ini bisa menandingi search engine milik Google?  Mungkin saja… dulu juga saya ragu saat Google lahir di kala Yahoo sedang jaya-jayanya.

Search page ini juga tampaknya merupakan upaya FB menandingi twitter. Saat ini yang saya suka dari twitter adalah kita bisa search certain ‘keyword’ on everyone status.  Makanya Mbah Surip dan Indonesia Unite berhasil menembus trending topic nomer satu.

Memang untuk terus maju, kita harus terus melakukan inovasi dengan R&D yang terarah terhadap target market.  Kita tidak boleh santai-santai walau sedang berada diatas… apalagi kalau sedang dibawah ;)

Makin seru… perang inovasi dari para jawara new media :) who will win? The most creative companies for sure ;)

picture-2


Posted on August 10, 2009 - by
Online Pangkal Pandai ala Saykoji

Dulu waktu saya kecil, saya tidak terlalu suka baca. Paling langganan Donald Bebek dan majalah HAI.  Buku-buku serius dan koran tidak terlalu menarik buat saya.  Sampai satu hari saya nonton Drama Keluarga “Rumah Masa Depan” dalam episode Sangaji.

Sangaji adalah seorang anak tukang koran yang selalu membaca koran bekas dan majalah yang tidak terjual.  Namun karena dia sangat rajin membaca, saat ikut lomba cerdas cermat, Sangaji menang.  Kurang lebih demikian ceritanya.  Sejak itu saya sadar, dengan berbekal pengetahuan yang kita dapat dari membaca, kita bisa unggul dibanding orang lain yang tidak gemar membaca.

Pagi tadi, saya nonton Kuis Siapa Lebih Berani yang dipandu Helmi Yahya dan Alya Rohali.  Episode kali ini menampilkan musisi dan penyanyi antara lain RAN, Neo, Maliq & D’essential, 21st Knight dan Saykoji.  Senang sekali melihat Saykoji yang sedang naik daun dengan lagunya berjudul Online membuktikan bahwa tidak sia-sia Igor rajin online karena dia dengan lebih berani melahap berbagai pengetahuan umum yang ditanyakan.

kuis-siapa-lebih-berani-saykoji

Bahkan saat menjawab pertanyaan terakhir dengan nilai 10 juta rupiah, Igor langsung dengan gagah berani menjawab, “Betul..!!!”  Helmi dan Alya bertanya kenapa Igor sangat yakin? “Jawabannya santai… saya pernah lihat di satu thread di Kaskus… Jadi saya yakin betul”

Helmi sampai berujar, “Jangan under-estimate musisi, mereka menunjukkan bahwa mereka juga mampu”

Jadi pepatah Rajin Membaca Pangkal Pandai memang benar.  Mau membaca secara tradisional maupun sekarang secara online…. ;)


Posted on August 9, 2009 - by
Black Innovation Awards 2009 Winner Goes To Australia

crowd-bia-2009

Sabtu kemarin, 8.8.9 Black Innovation Awards (BIA) 2009 sudah mengumumkan nama para pemenang.  Saya sebagai juri cukup puas bukan saja karena secara kuantitatif jumlah karya yang layak dinilai juri tahun ini meningkat 10 kali lipat.  Tahun lalu para juri menilai 80 karya untuk dipilih 50 semi-finalist, sementara tahun ini ada 800 karya yang harus dipilih menjadi 50 semifinalist.

Karya-karya yang masuk semi-final juga harus ‘tahan banting’ dari komentar-komentar BIA Enthusiast yang tahun ini bisa memberikan komentar mengenai orisinalitas dan kreativitas para karya.

Tahun ini, para juri juga bisa tatap muka dengan para inovator yang masuk final 20 besar sehingga dalam menentukan pemenang, kami bisa memberi nilai tambah untuk mereka yang punya good reason di balik produk temuan mereka.

Dan, inilah wajah para pemenangnya:

Arif

Bharoto Yekti, Muhammad Rois Abidin, Arif Kurianto

Yang pertama disebut malam itu adalah Arif Kurianto sang inovator pembuat Blind Gaple.  Dengan blind gaple, para tuna netra dapat saling bermain gaple tidak hanya dengan sesama tuna netra tapi juga bisa dilakukan dengan orang normal.

Lalu juri memanggil pemenang berikutnya, Muhammad Rois Abidin dengan produk Bagcamp, dimana tenda dan tas menjadi satu dalam rancangan yang apik.

Pemenang berikutnya adalah produk Templast Sampah yang dirancang oleh Bharoto Yekti S.Ds.  Simple namun berguna.  Bharoto membuat design tempat sampah yang bisa digabungkan dengan berbagai kantong plastik yang beredar di pasaran, mulai dari yang kecil sampai kantong plastik besar.

Pemenang keempat, sungguh mengejutkan karena ternyata juga dimenangkan oleh Muhammad Rois Abidin.  Kali ini dengan produk Cankingz. Satu ide yang sederhana namun dikemas menarik dengan suatu alat yang mampu mempermudah membawa durian agar lebih aman dan nyaman. Bukan saja untuk naik pesawat namun saat ini banyak mobil yang tidak lagi memiliki trunk terpisah, sehingga produk ini akan sangat bermanfaat.

Seperti biasa, kalau para pemenang hadiah utama mendapatkan hadiah masing-masing @ Rp. 25.000.000. Kita juga memiliki 1 hadiah favorit pilihan BIA Enthusiast yang tahun ini jatuh ke E.B.I (Economic Bath Installation) karya Dika Gusti Nugraha.

Yang tidak biasa tahun ini, panitia memberikan grand prize untuk karya yang mendapatkan nilai tertinggi dari dewan juri untuk berangkat ke Sydney, Australia untuk menghadiri shooting program “New Inventors” dari program televisi ABC dan melihat tempat-tempat dan hal-hal yang inovatif yang ada disana.  Well, selamat untuk Bharoto Yekti S.Ds yang unggul di total nilai dari seluruh dewan juri.  Semoga trip ke Sydney nanti semakin membuka wawasan sebagai seorang innovator.


Posted on August 9, 2009 - by
Creative Swimsuit for Kids

Kemarin, Astrid istri dari Wawan sahabat saya melahirkan anak mereka yang kedua tepat di tanggal 8 bulan 8 tahun 09.  Hari ini saya dan Debbie mencari kado untuk anak mereka.  Kami akhirnya membelikan selimut tidur untuk bayi hingga usia 1,5 tahun.

Yang menarik, saat di toko kami juga menemukan swimsuit untuk anak berusia 6 tahun yang bernama Cuddle Fish.  Dengan swimsuit ini, anak kecil akan lebih mudah belajar berenang dan kita tidak perlu takut mereka lepas dari ban renang mereka.

Kalau mau kreatif… harus sering memberi apresiasi ke hal-hal kreatif di sekeliling kita ;)

cuddle-fish


Posted on August 6, 2009 - by
Buku Speech Obama laku keras di Jepang

obama-text-book-in-japan

Sungguh kreatif Asahi Press di Jepang yang jeli menerbitkan buku kumpulan speech Barack Obama.  Bukunya dijual sekitar Rp. 120.000 (1.050 Yen) sudah laku sekitar 400.000 copies. Sebagai perbandingan, hanya sedikit novel di Jepang yang bisa terjual 1 juta copies.

Banyak orang di Jepang yang menggunakan buku ini untuk belajar bahasa Inggris.   Buku yang disertai DVD rekaman pidato-pidato Presiden yang berulang tahun 4 Agustus kemarin ini bisa dibeli di toko buku setempat dan juga bisa dibeli di amazon.com Jepang

Sama seperti Feeder Busway yang segera menjamur setelah adanya Bus TransJakarta, terkadang kita harus jeli melihat sesuatu yang besar dengan membuat sesuatu yang menunjang hal besar tersebut.  Ayo lebih jeli lagi melihat peluang di sekitar kita ;)

Thanks to Endi Isradyatama untuk commentnya di Facebook Pages Yoris Sebastian


Posted on August 5, 2009 - by
Growing Friends

Sebentar lagi hari akan berganti…

Artinya saya tidak berulang tahun lagi :)

Yup hari ini saya ulang tahun… senang sekali mendapatkan begitu banyak ucapan selamat dan wishes yang baik-baik.  Semoga menjadi kenyataan, Amin :)

Kalau dipikir-pikir, senang juga ya ternyata saya ini memiliki teman terus bertambah, makanya posting ini saya sebut Growing Friends.  Mulai dari kecil kan teman hanya lingkungan sekitar rumah, terus masuk TK/SD Tarakanita I teman mulai banyak, tambah banyak lagi saya pindah ke SMP Pangudi Luhur berarti teman saya semakin bervariasi.

Lalu saya masuk SMA Pangudi Luhur, sekolah cowok semua yang membuat jumlah teman saya semakin banyak lagi.  Begitu juga saat saya masuk Universitas Atmajaya jurusan Ekonomi Akuntansi.

Apalagi setelah saya masuk majalah HAI, kenalan dan teman juga semakin banyak.  Belum lagi setelah saya masuk Hard Rock Cafe Jakarta, setiap harinya bertemu dengan berbagai tamu dan kerabat Hard Rock.

Tak heran semakin bertambah usia, semakin banyak pula ucapan yang saya terima. Apalagi waktu sudah mulai ada handphone, SMS mulai bertubi-tubi masuk setiap saya ulang tahun… namun saya masih bisa balas satu per satu.

Namun sekarang sudah era social media seperti Facebook, belum lagi adanya Blackberry Messanger… wah ucapan selamat ulang tahun unbelievable…!!!

So, thank you to all my friends yang sudah mengucapkan selamat ulang tahun hari ini :) semoga tahun depan semakin banyak lagi :-D

Saya sih seneng bisa ‘growing friends’ terus :) walau FB wall nya terpaksa overload hehehe

picture-20

notification di facebook hari penuh dengan ucapan selamat... Thank you :)

notification di facebook saya hari ini penuh dengan ucapan selamat... Thank you :)