YORIS SEBASTIAN. thinking outside the box - execute inside the box

Archive for September, 2009


Posted on September 28, 2009 - by
Rekaman Yoris Sebastian di Kick Andy

Berhubung waktu saya menjadi narasumber untuk Kick Andy dalam episode Young On Top tidak sempat ada re-run karena tepat hari Minggu ada deklarasi Capres-cawapres Megawati-Prabowo. Banyak sekali yang bertanya di blog ini, maupun di www.kickandy.com

Akhirnya saya dapat juga copy nya. Enjoy.


Posted on September 23, 2009 - by
#janjijoko: sebuah twitrealityshow

picture-9

Semuanya berawal dari pesan Joko Anwar di twitternya tadi pagi… saat itu followernya baru 1.971 orang.

Saya langsung bilang, gila juga nih Joko… belum tau dia the power of twitter yang memang sedang growing very fast di Indonesia.

Saya sendiri langsung ReTweet pesan Joko… yakin dia akan tembus 3.000 followers ;)

Agak sorean, saya buka twitter lagi dari Macbook saya… and there you go… it’s already 7.500 followers…

picture-16

Benar saja semua followers baru Joko langsung menagih #janjijoko

Kalau diperhatikan, Joko masih bilang “You’ll get the pics when you wake up tomorrow” artinya dia tidak menganggap bahwa detik-detik pelaksaanaan #janjijoko akan heboh dan membuat orang-orang sampe menunggu-nunggu. (or sebagai sutradara this is part of the script hehehe).

Nah yang ini Indonesia banget, otw ke Circle K tapi nggak nyampe2… dari sekitar jam 22 sampe midnight baru akhirnya #janjijoko terlaksana disaat follower Joko sudah mencapai lebih dari 13.000. Kayaknya mereka sempat ke Circle K Cikajang or Panglima Polim tapi banyak yang nongkrong-nongkrong dan minum-minum.  Sampai akhirnya diputuskan ke Circle K Bintaro sektor 2 :) pantesan lama.

Mungkin ini yang dibilang reality show ala twitter.  Kita hanya memandangi updates yang muncul.  Suspense nya tetap ada walau tak ada gambar tak ada video… it’s all on our minds.  It’s theatre of minds!!! Dewi Lestari sampe sempat menahan mau ke WC.

Tak heran kalau kehebohan ini ikut mengantar Circle K menjadi trending topic di jagat twitter dunia.  Liputannya aja sampai ke media online luar lho.

picture-21

Eits nanti dulu…. Lebih gokil lagi kalau (ternyata) dari pagi tadi sebenarnya Joko sudah direkam terus dengan camera.  Bagaimana awalnya saat dia ketik #janjijoko, bagaimana reaksi dia waktu melihat 3.000 followers sudah terlewati, bagaimana mereka meeting, bagaimana mereka memilih Circle K yang akan dituju, apa saja yang terjadi selama 2 jam otw circle K.

Filmnya disertai komentar2 seru bersamaan dengan kejadian yang ada. Wah seru banget.

Salut to Joko Anwar and his team.  Ditunggu filmnya #janjijoko di Youtube ;) or di Jiffest 2009? hehehe

Oh iya yang mau lihat fotonya klik disini ya. Yang nggak mau lihat jangan di klik ;) Di foto tersebut ada pesan dari Joko: “A promise is a promise Mr. Politicians!”


Posted on September 21, 2009 - by
Julia Roberts Shooting di Bali

Sudah banyak film box office yang diangkat dari novel sukses.  Laskar Pelangi misalnya, diambil dari kisah hidup penulisnya Andrea Hirata. Kalau di luar negri, ada Erin Brockovich yang mengambil cerita sang penulis melawan perusahaan energy sangat besar bernama PG&E (Pacific Gas and Electric Company), kebetulan film laris tersebut diperankan oleh Julia Roberts.

erin_brockovich

Julia Roberts kembali akan memerankan film based on true story yang yang diangkat dari novel laris berjudul Eat, Pray, Love karya Elizabeth Gilbert Film ini tidak terlalu sulit untuk dibuat karena memang novelnya berdasarkan perjalanan sang penulis di tahun 2006.  Bahkan biaya travel selama hampir setahun ini dibiayai dari advance royalty yang diterima Elizabeth.

eat-pray-love1

Sungguh beruntung dunia pariwisata kita, karena bila film ini juga meledak di seluruh dunia berarti menjadi sarana promosi yang sangat bagus buat Indonesia, khususnya pulau Bali.  Apalagi konon sekitar 1/3 dari film ini memang menceritakan pengalaman Elizabeth di Bali, khususnya Ubud.

Sesuai judul bukunya, Elizabeth mengawali perjalanan dengan mengunjungi Italia yang memang terkenal dengan makanannya.  Tak heran bila ia lantas naik berat badan setelah 4 bulanmenikmati hidup dan makanan (EAT) tentunya.  Setelah itu Elizabeth menghabiskan 4 bulan di India dimana dia mencari ketenangan spiritual (PRAY) dengan belajar ber-devosi disana.  Nah, 4 bulan sisanya dia habis di Indonesia, tepatnya Pulau Bali untuk mencari the true meaning of life dan cinta (LOVE) tentunya.

Buat yang suka baca novel, bisa langsung beli buku deh.

Buat saya, saya sangat berharap hal ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia.  Pastinya akan ada pemain-pemain lokal yang ikut main dan wajahnya akan tampil di layar cinema berbagai belahan dunia termasuk America.  Saya sih percaya kalau mas Tino Saroengallo – yang konon membantu produksi lokal film ini – pasti akan memanfaatkan secara maksimal cast-cast lokal terbaik yang kita miliki.

Lokasi-lokasi yang terpilih untuk masuk ke dalam film juga sebaiknya lebih disiapkan lagi oleh dinas pariwisata, sehingga bisa dimaksimalkan setelah film ini nantinya premier.  Contoh saja, Suckling Pig Ibu Oka yang menurut Anthony Bourdain, “The Best Suckling Pig in the World” dalam program tv nya “No Reservation”.  Namun kita manfaatkan secara maksimal, saat saya cerita ke teman-teman saya yang tinggal di Bali, mereka baru tahu bahwa Ibu Oka sampai direkomendasi seperti itu.  Mereka sih sering kesana, namun tidak tahu soal program tv milik Travel Channel tersebut.

Mungkin banyak yang tidak nonton No Reservation di Travel Channel, maka dari itu untuk Film Eat, Pray, Love ini mudah-mudahan promosinya saat launch nanti akan dilakukan lebih special supaya masyarakat kita secara luas juga tahu dan bisa lebih memaksimalkan manfaat film ini.

Titik-titik pariwisata yang diangkat di film ini, dipersiapkan infra-structurenya lebih baik lagi.  Sehingga bila ada gelombang turis yang datang ingin melihat tempat-tempat yang dikunjungi Elizabeth Gilbert sesuai novel dan filmnya, kita sudah siap.

Belum lagi paket bundling, mumpung mereka sudah travel all the wayto Bali, mungkin ditawarkan ke Yogyakarta sekalian?

Wah list nya bisa panjang sekali untuk postingan ini.  Yang pasti, let’s Pray that everybody will LOVE this movie :)


Posted on September 19, 2009 - by
Magang di OMG Consulting

Membaca artikel di Kompas pagi ini, part of my morning rituals… minum teh sambil baca koran (Yes, saya sengaja menyimpan satu rutinitas ini karena belum bisa nyaman baca koran secara digital)

Artikel berjudul “Mahasiswa Kesulitan Magang” membuat saya langsung ingat dengan postingan saya soal magang yang sudah cukup lama berada di draft saya.

picture-3

Magang menurut saya bukan hanya penting untuk Mahasiswa namun juga penting untuk perusahaan.  Jadi saya agak bingung membaca artikel di Kompas tadi.  Kenapa perusahaan tidak memberi kesempatan? Mungkin mereka belum tahu bahwa program magang juga bisa banyak manfaat untuk mereka.  Pertama, perusahaan mendapatkan tambahan pekerja (ini bisa dilakukan saat bulan ramai pekerjaan) Kedua, menjadi ajang pencarian karyawan lapis dua bila ada karyawan yang keluar ataupun di-promosi-kan. Ketiga, menjadi promosi tersendiri lewat para kandidat magang apalagi bila perusahaan tersebut diminati banyak kandidat.

Executive Assistant saya, Dyna juga dulunya adalah anak magang di Hard Rock Cafe.  Saat itu Dyna masih kuliah di Akademi Sekertaris Tarakanita.  Dari sekian banyak anak yang PKL, Dyna sangat impresive sehingga waktu Angel, sekertaris saya resign Dyna langsung menjadi karyawan kontrak.  Kini di OMG Consulting pun Dyna setia membantu saya :) Malah sudah naik pangkat jadi Executive Assistant.

Ada juga Kartini, yang sebenarnya sudah ingin magang sejak masih tahap akhir kuliah.  Namun karena dia kuliah di jurusan Akuntansi Universitas Indonesia, agak sulit untuk PKL resmi dari kampus.  Dan saya takut nanti kuliah Tini malah terbengkalai kalau dipaksakan magang di OMG sambil kuliah.  Akhirnya saya berikan ‘deal’ untuk magang kalau dia sudah lulus kuliah.  Setelah dicoba magang 3 bulan, ternyata Tini memang bagus sekali dan sangat passionate dengan pekerjaan sebagai Assistant to Project Manager di OMG.  Tidak bergeming saat saya ingatkan bahwa dia bisa dapat pekerjaan bagus sebagai accountant, sekarang dia sudah menjadi Assitant Project Manager di OMG Consulting.

Memang dua contoh diatas hanya segelintir dari sekian banyak anak magang yang pernah bareng di perusahaan saya.  Kalaupun ada yang benar-benar hanya magang selama kuliah, tetap menguntungkan untuk perusahaan.  At least dia sudah kenal kita, who knows di tempat dia kerja setelah lulus kuliah kita tetap bisa bekerjasama.

Toh, OMG Consulting adalah perusahaan dengan skala kecil untuk jumlah karyawan.  Jadi walau banyak juga anak magang lainnya yang bagus-bagus tidak semua bisa kita offer untuk jadi karyawan kontrak.  Itu juga kembali ke masalah timing.  If the timing is right, and there’s an opportunity… grab it!

Sekalian posting ini menjawab berbagai pertanyaan soal kesempatan magang di OMG Consulting.  Supaya saya tidak ulang-ulang menjawabnya, inilah persyaratannya:

1. Diutamakan yang punya surat PKL dari kampus.

2. Minimum 3 bulan (karena dibawah itu, tidak akan maksimal dan belum terlalu banyak yang bisa diambil)

3. Untuk yang tidak punya surat PKL dari kampus, tetap akan dipilih beberapa untuk di-interview oleh HRD atau salah seorang manager dari OMG Consulting.

Simple kan?

Kirim by email ke contact@yorissebastian.com atau yang mau lebih kreatif lagi bisa kirim hard copy ke:

OMG Consulting

The Belleza Permata Hijau GP Tower, 26th Floor
Jl. Letjend. Soepeno No. 34
Jakarta 12210

Nanti applicationnya baik yang versi email maupun hard copy akan dinilai kreativitasnya dan masukkan juga point-point kenapa kamu perlu dipilih untuk magang di OMG.  Include achievement-achievement selama ini dan pengalaman organisasi juga menjadi plus point.

Goodluck untuk yang mau magang…

Untuk yang sudah kerja, please spread this info ke HRD… mulailah beri kesempatan magang untuk mahasiswa ;)


Posted on September 18, 2009 - by
Join HP Space and get a Chance to Win US$ 50.000 Cash

picture-1

Seru…. makin banyak lomba-lomba dengan format user generated :) Salah satu yang bagus menurut saya adalah Reality Show yang dijalankan oleh HP dan Star TV dengan judul: HP Space.

Bila kamu merasa creative dan ingin bisa ikutan bekerja dalam film Cult Anime berjudul Bubblegum Crisis yang akan di film-kan di Fox Studios Sydney.

bubblegum-crisis

Nah, kalau ada yang tertarik dan tidak sempat ke FX besok tgl 19 September untuk On-ground audition, bisa coba langsung ke websitenya di sini: http://www.hpspace.com/audition

Tinggal rekam video and upload ;)

Goodluck..!!! Mudah-mudahan ada pemenang dari Indonesia


Posted on September 18, 2009 - by
Momentum Lebaran

permen-fox

Melihat produk-produk yang ada di supermarket menjelang Lebaran, jadi kepikiran… kenapa ya Lebaran selalu diisi dengan perang discount? Kenapa tidak diciptakan produk-produk baru yang hanya dijual di Jakarta dan diluncurkan menjelang Lebaran sehingga orang-orang yang pulkam alias mudik bisa membawa produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh dari Jakarta.

Jadi by design, produk-produk baru tersebut hanya di jual di Jakarta sehingga kalau dibawa pulang menjadi ‘sesuatu’ untuk mereka yang di daerah.  Harga bisa sedikit premium khusus menjelang Lebaran dan perlahan setelah Lebaran harga menjadi normal karena sudah disebarkan di seluruh Indonesia.  Hitung-hitung ‘Launch’ duluan di Jakarta ;)

Sama seperti uang Rp. 2000 baru yang mungkin akan jadi primadona tahun ini hehehe… di daerah sudah ada belum sih uang pecahan Rp. 2000?


Posted on September 17, 2009 - by
Maria Ozawa dan film “Menculik Miyabi”

“Bagi yang td pagi baca Jawa Pos, iya gue bakal main film ama miyabi: http://pendek.in/00ajb.” demikian tulisan di twitter Raditya Dika beberapa hari yang lalu.  Namun baru semalam saya sempat membaca link tersebut.

miyabi-maria-ozawa
Menurut saya cukup kreatif, pihak produser (Maxima) berhasil mendapatkan Maria Ozawa yang memang sudah sangat terkenal untuk main di film ‘nonbiru’ berjudul Menculik Miyabi.  Di tengah maraknya film dengan cerita seks komedi di bioskop Indonesia, kehadiran Miyabi akan membawa ‘angin’ lain tentunya.  Semoga script yang ditulis oleh Raditya Dika ini bisa membuat film ini goes regional juga, bukan hanya di Indonesia edarnya.

Jadi film ini sebenarnya juga bisa dipakai untuk mempromosikan tempat-tempat seru di Jakarta tempat shooting berlangsung.  Kalau memang diputar di region Asia, bisa jadi akan hadir turis-turis ke tempat shooting tersebut.  Seperti Serendipity, dessert place di New York yang dipakai untuk film dengan judul yang sama.  Walau hanya menjual dessert namun lantaran film international tersebut, tempat ini selalu antri.  Dan dessert nya memang enak, jadi bukan sekedar tempat shooting ;)

Mudah-mudahan saat shooting Oktober nanti, Maria Ozawa akan dibawa juga melihat places of interest di Indonesia, kalau saya bekerja di majalah FHM saya akan kasih paket liburan ke Bali sambil pemotretan di salah satu villa di Bali. Atau justru dibawa ke Bangka Belitung, sehingga hasil pemotretannya juga dimuat di FHM luar untuk promosi Bangka Belitung.

Wah masih ada sejuta ide untuk menyambut kedatangan Miyabi eh Maria Ozawa ke Jakarta untuk shooting Oktober mendatang ;)


Posted on September 13, 2009 - by
Business Week Asia’s Best Young Entrepreneurs 2009

Sungguh senang melihat tahun ini semakin banyak entrepreneur Indonesia masuk dalam Business Week Asia’s Best Young Entrepreneurs 2009.  Dari 25 orang yang terpilih di Asia, tahun ini Indonesia berhasil menguasai 9 tempat dari total 25 pengusaha muda berusia di bawah 35 tahun yang terbaik di seluruh daratan Asia.

picture-30

Mereka adalah (in alphabetical order):

- Andina Nabila Irvani (Spotlight) 19 tahun

- Antonius Dian Adhy Feryanto (Pavettia Atsiri Indonesia) 30 tahun

- Aziz Setyawijaya (Nomaden Experimental Artworks) 19 tahun

- Goris Mustaqim (Resultan Nusantara and ASGAR MUDA Foundation) 26 tahun

- Iim Fahima Jachja (Virus Communications) 31 tahun

- Malariantika Yulianggi (Shoyu Pia Cake) 19 tahun

- Oscar Lawalata (Oscar Lawalata Culture) 32 tahun

- Roihatul Jannah (Helmiat Bonceng Bocah) 30 tahun

- Wahyu Aditya (HelloMotion) 29 tahun

Kita semua bisa mendukung mereka dengan memberikan vote kepada mereka di website Business Week ini.

Siapapun mereka, saya berharap Indonesia akan keluar sebagai pemenang!


Posted on September 6, 2009 - by
Kanisius Goyang 500 Ondel-ondel

Gelombang Indonesia Unite makin terasa.  Rasa kebangsaan dan cinta akan budaya sendiri juga makin terasa.  Seperti yang dilakukan anak-anak pelajar Kanisius saat membuka Kanisius Education Fair 2009.  Parade sekitar 500 Ondel-ondel yang dibiayai oleh masing-masing siswa ini juga diganjar penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tak tanggung-tanggung Ketua MURI, Jaya Suprana hadir untuk memberikan secara langsung penghargaan ini.  Malah Jaya sempat bercanda, untung panitia tidak mengundang Kedutaan Besar Malaysia “Takutnya nanti dijiplak lagi sekalian dengan lagunya”

Kanisius Education Fair 2009 ini juga semakin bergengsi karena dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang kebetulan juga alumni SMA yang isinya pria semua ini di tahun 1967.

Dengan acara ini, Kanisius memperoleh banyak sekali liputan di berbagai surat kabar yang saya baca hari ini.  Malah koran Kompas memasang foto Ondel-ondel mereka sebagai headline hari ini.  Sudah sewajarnya berita semacam ini mendapat porsi  lebih dari media, sehingga menumbuhkan semangat kecintaan pada budaya lokal.

picture-17

Congratulations untuk panitia Kanisius Education Fair 2009.  Langkah yang tepat, di saat yang tepat pula.  budaya lokal memang harus dibawakan dengan gaya masing-masing sehingga bisa tetap populer.  Semoga gelombang cinta budaya lokal akan terus berkembang.