“Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies”

Hari ini secara official buku perdana saya diluncurkan melalui sebuah Press Conference yang diselenggarakan di Hard Rock Cafe Jakarta, tepat 1 April 2010 setelah 3 tahun saya mengundurkan diri dari HRC Jakarta dan memulai OMG Consulting.

Buku ini bercerita tentang cara-cara sederhana saya untuk menjadi sosok Kreatif di Indonesia dan menjadi General Manager HRC Jakarta di usia 26 tahun.

Tidak seperti IQ yang merupakan faktor bawaan lahir.  Kreativitas adalah skill yang bisa dilatih dan dikembangkan.  Salah satunya adalah dengan menggunakan otak kanan kita untuk mengimbangi otak kiri yang terkesan serius.  Salah satunya adalah mewarnai.  Ingat waktu kecil kebanyakan anak kecil senang mewarnai?

Karena itulah, Buku saya Creative Junkies ini sengaja dikonsepkan hitam putih dengan permukaan yang bisa diwarnai 🙂  Hari ini wartawan dengan berbagai usia ikut berpartisipasi untuk mewarnai cover buku saya.  (Full Story segera setelah saya mendapatkan foto2 komplit minggu depan ya)

lomba mewarnai CJ 1

Lomba mewarnai CJ 3

Lomba mewarnai CJ 2

Yang pasti saya mengajak anda semua lewat blog ini untuk mengirimkan foto anda dan Buku Creative Junkies yang sudah diwarnai untuk dapat opportunity masuk ke dalam banner Creative Junkies yang akan terpampang di toko- toko buku Gramedia 🙂 Segera warnai buku Creative Junkies mu dan ditunggu emailnya ke deboy@thecreativejunkies.com

130 Comments

  1. Abis nonton Tonight Show di net.
    Ada Yoris disitu, dan bukunya ini….jadi mo liat blognya Yoris, wow….masih sempetnya balas satu2 komen yang masuk ya…buat post ini aja dari th 2010 sampai 7 Juli 2013….SALUUUT, menginspirasi saya to be more creative.

    1. Iya Irma, saya sempatkan bales satu per satu 🙂 Terima kasih sudah mampir dan senang bisa kasih inspirasi buat Irma 🙂

  2. saya sudah pernah baca buku kretif junkies cukup membangkitkan saya, yg selama ini tidak kegali dan saya ketagihan untuk edisi yang lain supaya terus bisa menggali potensi saya untuk bisa memacu usaha yang penuh persaingan agar usaha saya menjadi yang terdepan dan slalu menciptakan faktor pembeda.trimakasih

    1. Thanks, jadi makin semangat untuk selesaikan buku “ITERATION” buku sequel lanjutan Creative Junkies. Doain lancar di 2014 ya Tri…

  3. Saya belum pernah membaca bukunya mas Yoris, tapi Saya lebih pengen ketemu dan bincang dengan mas yoris kayanya. thanks

    1. sebaiknya baca buku saya dulu sebelum ketemu. Supaya saya tidak mengulang apa yang sudah saya jelaskan di buku-buku saya 🙂

    1. Good point… untuk blog dan banyak hal, I keep it simple… saya maunya kreatif di isinya. Sama seperti ajakan untuk tampil ‘beda’ saat kasih seminar, selalu saya tolak. Saya cukup pake kaos saja plus terkadang jas atau jaket kalau gedungnya dingin. Yang penting adalah isi dari seminar yang saya sampaikan.

      coba deh nonton American Idol kemarin di babak group elimination, ada yang dandan super heboh, ada yang latihan koreografi gila-gilaan, yang terpilih lolos yang suaranya paling unik dan tentunya bagus. So choose your focus 🙂

      But I really like this comment 🙂 I’ve been waiting so long for this comment so I can explained 😉

  4. asli pengen banget buku ini tapi di Gramedia kemarin gak ada , di beberapa toko buku online pun juga habis.dimana ya saya bisa dapet buku ini?

      1. carinya di toko buku yang mana? boleh di tweet and mention @yoris biar saya lapor ke ke penerbit saya Gramedia 🙂 Thanks ya

  5. salut buat mas yoris, saya baru hari ini tau yang namanya yoris sebastian setelah nntn net. saya jadi terinspirasi dengan creativity, jika ada workshop di bali mohon infonya.
    Thanks

    1. biasanya saya tweet di @yoris kalau ada seminar/workshop terbukayang terbuka untuk umum 🙂 Semoga bisa ketemu di bali ya Made 😉

    1. thanks infonya Salim… kalau boleh bantu tweet ke @gramedia dan @yoris infonya supaya penerbit segera kirim lagi ke ke toko buku di batam

  6. Kak Yoris, terima kasih buat buku-bukunya yang klo saya baca tuh berasa kayak lagi ngedenger kak Yoris ngomong langsung ke saya. Banyak banget hal dari buku Creative Junkies sampe 5W1H yang saya setuju. Sekarang, saya lagi baca Biang Inovasi.
    Dua pertanyaan nih, do you feel bored easily?
    Pernah ngerasa gak sih kak kalo yang kakak lakuin tuh sebetulnya menurut kakak Yoris bias

  7. Kak Yoris, terima kasih buat buku-bukunya yang klo saya baca tuh berasa kayak lagi ngedenger kak Yoris ngomong langsung ke saya. Banyak banget hal dari buku Creative Junkies sampe 5W1H yang saya setuju. Sekarang, saya lagi baca Biang Inovasi.
    Dua pertanyaan nih, do you feel bored easily?
    Pernah ngerasa gak sih kak kalo yang kakak lakuin tuh sebetulnya menurut kakak Yoris biasa aja, tapi menurut orang-orang itu kreatif, sampe-sampe kak Yoris bingung sendiri?

    1. Iya saya sebenarnya lebih senang ngomong daripada nulis. Makanya pas ‘dipaksa’ nulis akhirnya tulisannya kayak ngomong hehehe
      I feel bored easily… tapi setelah saya benar-benar kuasai bidang tersebut. Kalau dilihat perjalananan saya cukup beragama keahlian saya, mulai dari Basket, Photography, Reporter, Marketing, General Management, Radio, EO, Artist Management, Magazine, Bar, Retail dan akhirnya jadi Konsultan Kreatif 🙂
      Yang pasti saya bukan kutu loncat, semua yang diatas saya lakukan karena suka dan akhirnya bisa jadi ahli, nah pas sudah ahli baru saya feel bored dan mulai pindah
      Saya selalu mencoba membuat sesuatu yang berbeda. Walau sederhana, namun berbeda dan yang terpenting dampaknya besar ke orang banyak. Makanya orang suka heboh padahal yang saya lakukan adalah hal sederhana. Bedanya tidak ada yang kepikiran 😉

  8. Bukunya memang menginspirasi kaum muda, bahasanya asyik. Semoga bisa mencuri ilmunya mas yoris dan merealisasikan.

    1. Sudah begitu banyak testimonial dari pembaca buku saya… semoga nantinya salah satunya adalah Tomy 🙂

  9. Selamat pagi, Pak Yoris. Nama saya Agne, saya seorang guru agama di sebuah sekolah di Jakarta. Saya sedang membaca buku Bapak yang berjudul “Creative Junkies”. Saya saat ini baru sampai di Bab 2 (Knowledge Makes You Powerful). Saya tersentuh dengan tulisan Bapak terutama quis mengenai Mental Images. Saya diingatkan lagi dengan kemampuan saya berimajinasi. Saya tahu saya mempunyai imjinasi yang kuat tetapi sering karena kesibukan pekerjaan, saya malas mengembangkan imajinasi saya. Buku ini seperti dikirim oleh Tuhan untuk mengingatkan saya akan kemampuan berimajinasi dan mimpi-mimpi saya. Terima kasih banyak. Buku Bapa TOP BGT bagi saya. Saya berharap Bapak tidak berhenti memberi inspirasi. Oh ya, di twitter, saya mendapat pesan bahwa kalau saya ingin mendapatkan weekly newsletter bisa kirim di website. Bagaimana caranya ya? Terima kasih. Tuhan memberkati, fiat voluntas tua.

    1. hal seperti ini tidak pernah saya bayangkan akan terjadi… dan sekarang testimonial seperti inilah yang membuat saya tetap menyisihkan waktu untuk menulis buku. Tidak terasa sudah 8 buku saya tulis… terima kasih Ibu Agnes… saya pun tersentuh dengan testimonial Ibu. Untuk newsletter tinggal masukkan email ibu ke kotak di sebelah kanan atas dari blog ini 🙂

  10. Selamat siang bung Yoris, saya salah satu pengajar paruh waktu di slh satu perguruan tinggi di jkt, saya tak pernah bosan baca buku anda, bahkan untuk yang 101 creative notes selalu saya jadikan “pemicu” ide kreatifitas mingguan saya dalam mengajar, terimakasih untuk segudang ajaran berbaginya. Sukses dan bahagia selalu bersama keluarga ya !

    1. wah senang sekali… jadi makin semangat bikin buku baru nih 🙂 selamat bertugas dengan kreatif ya karena memang kita tidak boleh ‘biasa’ dalam mengajarkan sesuatu kepada murid-murid yang notabene millennials 😉

  11. Suka banget baca bukunya, kayanya saya udah baca semua bukunya deh. hehe… Buku2nya bener2 memotivasi saya, membuat berbagai hal or kegiatan dalam pembelajaran (wlwpun lbh banyak ttg “usaha” ya mas). entah kenapa, menginspired sy mengajar. Thanks ya.
    Apa lain kali buat buku tema pendidikan tapi yang out of the box, execute inside the box ya mas? just an idea. Well done

    1. reni coba baca buku generasi langgas… disitu banyak juga cerita tentang jadi karyawan juga bisa keren kok 🙂

  12. Mas Yoris saya baru selesai membaca bukunya “generasi langgas”, thanks banget karena ngasih saya inspirasi baru. Saya mau baca bukunya yg “Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies” tapi saya bingung krn ada beberapa versi. Yg mau saya tanyakan apakah harus membaca semua versinya mas atau gmana ya ? Thanks

    1. sekarang sih yang terbit hanya CJ English dan CJ Indonesia… isinya sama saja kok… walau yang bahasa inggris yang versi paling baru.

  13. bang.. saya mahasiswa dari jurusan oceanography di surabaya sangat tertarik dengan bang yoris melalui obrolan-obrolan atau diskusi yang pada ujungnya adalah tentang creative economic projects dengan kesimpulan bahwa sudah ada banyak kreativitas dari berbagai generasi di indonesia khususnya, yang berpikir kreatif diluar frekuensi pada umumnya, namun sayangnya jutaan orang di tingkat pelajar sampai mahasiswa, bahkan yang sudah bekerja itu masih bingung tentang hasil buah “kreatifitasnya” tadi dengan tidak adanya sokongan untuk merealisasikannya, yang pada umumnya dari pengusaha-pengusaha yang ada itu pasti ada yang menyokong.. pasti ada mentornya ataupun gurunya. nah pertanyaan saya dari hasil menonton di berbagai banyak media tentang pemikirannya bang yoris, saya terketuk untuk menjadikan dari jutaan kreatifitas tadi berupa wadah untuk merealisasikannya karena di dalam islam ada juga konsep ainul yakin yang berupa keyakinan seseorang yang telah melihat kesuksesan seseorang , namun masih dusta karena yang melihat belum tentu bisa berhasil seperti apa yang mereka lihat, kedua yaitu ilmu yakin yaitu kita mempelajari ilmu orang yang sukses tadi seperti mengikuti workshop,pelatihan,seminar ataupun yang lainnya. namun keduanya itu tadi masih dusta masih bohong kalau kita belum ketahap yang lebih tinggi yaitu haqul yakin yaitu sudah melihat keyakinan tentang kesuksesan seseorang atau disebut (ainul yakin) setelah itu sudah mempelajari ilmu orang yang sukses tadi atau dikenal sebagai (ilmul yakin) dan HAQUL YAKIN adalah sudah bisa merealisasikannya atau merasakan kesuksesan langsung. nah ketika kita menjadikan wadah dari jutaan kreatifitas itu maka mereka yang merealisasikannya akan senang dan kita pun juga akan senang karena ikut andil dalam proses mewujudkan kreatifitas tadi. menurut bang yos selaku yang ahli dalam bidang ini bagaimana membentuk suatu wadah yang sangat besar ini? guna mewujudkan indonesia di tingkat ekonomi yang lebih tinggi dan menghancurkan dogma dogma yang tidak berfikir luas dan selalu terkukum oleh sistem dan lingkunganya, jadi freedom of creativity sulit diwujudkan oleh anak muda sekarang khususnya karena sudah tergerus oleh berbagai macam hal tadi?

Leave a Reply to andika fahrurozi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.