World Cup 2010

Wah karena kesibukan yang luar biasa, saya jadi nggak sempat menulis blog 🙁 padahal banyak sekali yang bisa ditulis belakangan ini.  Mungkin sudah saatnya membeli alat yang bisa menuliskan apa yang saya bacakan 🙂

World Cup 2010, misalnya serunya Vuvuzela yang seharusnya mengingatkan kita untuk selalu menggunakan sesuatu yang lokal untuk sesuatu yang sifatnya global.  Piala Dunia di Afrika Selatan disambut egmpita oleh seluruh dunia dan mendadak Vuvuzela menjadi terkenal.  Mereka bahkan membuat Vuvuzela plastik sesuai dengan warna masing-masing negara peserta Piala Dunia.

Banyak kejutan terjadi, mulai dari gugurnya Italy dan Prancis di babak penyisihan grup.  Kedua pelatih dari tim besar ini memilih menggunakan pemain-pemain tua yang membawa Italy dan Prancis menjadi Juara dan Runner-Up Piala Dunia 2006. Prancis lebih parah lagi karena terjadi insiden ‘pemulangan Anelka dan mogok latihan para pemain’.

Tim andalan saya, Inggris juga tidak bersinar.  Mereka tidak kompak dan ini sekali lagi menunjukkan bahwa sebuah tim seharusnya lebih mementingkan kekompakan dibanding banyaknya pemain bintang namun tidak ada chemistry-nya.  Para pemain muda yang bukan bintang mungkin bisa diberi kesempatan.  Bila Capello diberi kesempatan lagi untuk Piala Eropa 2012.

Kini saya mendukung Argentina karena saya senang akan sejarah.  Maradona sukses sebagai Kapten kesebelasan dan membawa Argentina menjadi juara dunia.  Kini dia memiliki kesempatan untuk menjadi Kapten yang kemudian menjadi Pelatih dan juga membawa Argentina menjadi juara dunia.  Maradona meramu timnya campuran yang muda Messi, Higuain dan Tevez dengan pemain senior seperti Juan Sebastian Veron.

Maradona juga dengan santai memberikan kesempatan kepada Messi untuk menjadi Kapten di usia 22 tahun 🙂 Banyak terobosan yang dilakukan pelatih ini.

Selain itu saya suka dengan kaul Maradona yang akan lari mengelilingi Obelisk, a famous Buenos Aires landmark, bila Argentina menjadi juara dunia kali ini.  Maradona memang selalu membuat kontroversi dan punya news value yang besar untuk media.

Berbicara soal Fads, seperti biasa Pepsi dengan kreatif membuat sebuah campaign berjudul, “If the coach goes naked, we will, too. Pepsi promises.” Yup, Pepsi akan jualan minuman soda mereka selama 1 minggu tanpa label bila Argentina juara dunia.  Sebuah kampanye yang innovative di sebuah negara yang memang gila bola.  Sekarang saya sangat berharap Argentina juara.  Walau harus diakui penampilan Jerman, Spanyol dan Brasil cukup meyakinkan.  Tapi kalau melihat dari hubungan pelatih dan pemain tampaknya Argentina punya kans besar untuk juara.  We’ll see 🙂

9 Comments

  1. samaaaaaaaaa aku juga dukung argentina. aku sukaaaaa banget sama messi! oya yoris uda tau belom sejarahnya messi yg dia mesti suntik hormon selam beberapa tahun buat nambah tinggi badannya? meski begitu dia ga menyerah, bahkan sekarang jadi pemain bola yg hebat. makanya aku suka dia..inspiratif kisahnya. hehe…
    trus kalo ga argentina yg menang, spanyol cadangan deh. 😛

    1. yes ck… it’s good move from Pepsi though… another good ambush marketing from Pepsi 🙂 Kalau di Indonesia kasusnya Samsung di Piala Dunia 2010… sementara Sony kan yang official sponsor di Afrika Selatan 🙂

  2. sayang, di luar dugaan kita Argentina kalah telak sama german…
    tapi mas, btw saya baru tahu kalo ada kampanye unik dari Pepsi……..
    wah keren juga tuhh,

    tapi sayangnya argentina nya gak juara…
    🙁

    *kalo german lolos ke final, saya harap uruguay yang jadi lawannya… dan Uruguay jadi juara dunia, 😀 karena saya kagum dengan sosok Diego Forlan…
    Jiwa mencetak golnya sangat kuat!! 🙂

    1. Yup Rezi… harus diakui Germany main bagus banget… Begitulah tim yang tidak ada pemain Super Bintang 🙂 Malah tanpa Ballack mereka tampil lebih kompak…

      Uruguay juga seru karena mereka kompak sekali as a team… and yes.. Forlan is really good… tua tua keladi 😉

  3. mungkin kalo ada balack german bisa gak sebagus sekarang…
    coz Mesut Ozil mungkin gak akan di pasang kalo ada ballack…
    😀

    gosipnya MU mao rujuk lagi sama Forlan…
    bahaya nihh, bisa2 ada 2 striker latin buat tandem Rooney di MU musim depan..
    Hernandez (Mex) & Forlan (Uru)

    *mudah2an idola saya Messi gak sakit hati atas performnya di WC tahun ini dan bisa main bagus lagi musim depan.. 😀

  4. wah menarik soal pepsi ini,
    ooh itu namanya ambush marketing toh?

    tapi bukannya jualan tanpa label itu malah rugi, siapa tau orang gak jadi beli karena ga ada labelnya? dikira aer warna coklat doang 😀 atau bisa aja nyangka coca-cola (padahal pengen pepsi)

    1. Kan botolnya polos tapi tutup botolnya tetep Pepsi 😉

      Anyway… kan gak jadi karena Argentina kalah di tangan Jerman… good marketing move though…

Leave a Reply to snydez Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.