Holycow! Steak

Setelah beberapa kali gagal menemukan waktu untuk mengunjungi Steak Hotel dan bisa mencicipi Holycowsteak yang rame dibicarakan di twitter.  Akhirnya minggu lalu saya berhasil juga berkunjung ke tempat makan ala street hawker yang berada di daerah Radio Dalam ini.  Selain saya yang memang cukup sibuk, Lucy sudah wanti-wanti agar datang kesana sekitar jam 18.  Walau Steak Hotel sendiri buka jam 18.30.

Amazingly, sekitar jam 18an saya sampai disana dan memang Steak Hotel sudah penuh dengan pengunjung walau lampu masih mati.  Kenapa sih orang bela-belain datang sepagi itu? Well, mereka semua mau mencicipi Steak buatan Chef Afit, lebih tepatnya Wagyu Steak yang dijual hanya Rp. 90.000 saja.

Walau harga sangat terjangkau, kualitas dari Wagyu yang dijual, menurut saya tetap terjaga.  Berbeda dengan beberapa tempat yang juga menjual steak murah, biasanya mereka menjual steak dengan kualitas yang rendah juga.  Apalagi dengan traffic yang bagus setiap harinya (konon Wagyu steak selalu dalam waktu singkat setiap harinya) sehingga mereka bisa terus menjual steak yang baru daily.

Usaha ini dijalankan oleh 2 pasang suami istri.  Afit dan Lucy Wiryono serta Wanda dan Winda.  Afit dan Winda lebih ke operations sementara Lucy dan Wanda lebih ke Marketing and others.  Ini foto mereka sebelum buka Steak Hotel (walau Lucy nggak ada nih…)

Wanda & Wynda and Afit. (Lucy absen)

Yang bikin saya senang, karena berawal dari Workshop Word of Mouth Marketing yang kami selenggarakan bersama Mavens.  Lalu saya berkenalan dengan Afit.  Tak lama setelah itu, Afit dan saya sempat ngobrol2 santai di sebuah restoran di Setiabudi One.  Membicarakan Passion, Creativity dan tentunya Word of Mouth.

Jadi pada dasarnya, walau kita sudah menemukan passion kita, misalnya Afit di bidang F&B bukan berarti Afit langsung resign dari kerja kantorannya dan langsung memulai usaha F&B.  Tapi sebaiknya, dikerjakan di waktu luangnya. Ingat pendapatan bulanan bikin dapur ngepul 😉  Baru setelah bisnisnya lancar, kita tinggalkan pekerjaan kita yang sekarang.

Senang melihat Afit, Lucy, Winda dan Wanda bisa sukses dengan Holycowsteak mereka.  Follow your passion!  Saya berharap bisnis mereka bisa sustain dan terus berkembang ke depannya.  Minggu ini, ke Steak Hotel lagi ah 😉

14 Comments

  1. iyaaaah, gara-gara baca tweet nya atlet2 badminton dan lucy wiryono, saya jadi penasaran banget mau kesini.

    betul2 strategi word of mouth yang bagus! 😉

    1. Betul Widya… WOM nya bagus sekali dan yang paling penting pas datang dan nyobain memang enak sekali 🙂 Kalau WOM bagus terus produknya nggak ok atau produknya ok tapi ekseskusinya jelek akhirnya nggak bagus juga toh

  2. Salam kenal Mas Yoris,

    Sampai skr msh penasaran sm holly cow steak niy Mas, tiap lewat rame terus
    btw mas, nice blog!! keep writing!!!

    HT

    1. Thank you Hary… keep reading dan ditunggu comment2nya yang lain… oh iya Holycow sekarang sudah buka juga di senopati… lunch and dinner lho 🙂

  3. Malem ini tgl tgl 17 May 2011 saya bertiga fam nyobain yg katanya steak hotel by holycow krn tergoda review di internet dan tayangan di tv.
    Sorry, mgkn lidah kita bertiga yg norak atau punya standar steak yg kelewat tinggi kali, krn yg dibilang uenak oleh reporter tv maupun review di internet ternyata tidak saya rasakan. Yg katanyan uenak dan uempuk ternyata UALOTT!!!
    Tdk bermaksud menjelekkan, ini sekedar cm curhat kekecewaan.

Leave a Reply to Astrid Loemaksono Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.