Ridwan Kamil – Walikota Bandung

Walau baru hitungan quick count – saya berani mengucapkan selamat kepada Ridwan Kamil sebagai Walikota Bandung periode 2013-2018, karena seperti kita semua ketahui bahwa biasanya quick count hitungannya mirip dengan hasil penghitungan manual KPU.  Yang biasa meleset adalah survey… tau kan kenapa? 😉

Terasa baru kemarin, saat ngobrol dengan Ridwan Kamil (Emil) di Hotel Grand Kemang pada saat itu dia belum dicalonkan sebagai Calon Walikota secara resmi.  Namun kami berdua sepakat bahwa kalau tidak menjadi calon Walikota, lebih baik tidak sama sekali.  Namun yang membuat saya sangat mendukung pencalonannya, karena sebuah moment yang terjadi hari itu…

Jadi setelah beres ngobrol seputar strategi pencalonan dirinya jadi calon walikota, Emil baru bercerita bahwa sebenarnya dia harus berangkat ke Amerika Serikat untuk berbicara di 4 kota dan sekaligus menerima penghargaan “Urban Leadership” dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat.  Gawatnya, istri dan dua anaknya sudah berangkat, namun Emil belum bisa berangkat karena belum mengantongi visa Amerika.

Nah, yang sangat menyentuh saya (yang kebetulan baru saja nonton film Habibie waktu itu) adalah statement Emil saat itu, “Bukan hanya masalah anak-anak akan bangga melihat ayahnya menerima award, namun kalau saya mendapat amanah dari masyarakat Bandung nanti, bisa jadi ini adalah liburan keluarga terakhir kami selama 5-10 tahun mendatang”.  Luar biasa! Seorang servant leader yang sangat tahu risiko hilangnya waktu keluarga saat nanti harus berbakti untuk kota kelahirannya.

Jadi seperti yang saya pernah tulis di blog, saya memang tidak tertarik untuk terlibat aktif di bidang politik (dunia tersebut bukan panggilan saya).  Kalaupun nantinya saya mendukung secara terbuka seorang calon, maka orang itu  memang saya sudah kenal lama dan saya tau pasti tujuan dia lebih untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk kekuasaan dan Ridwan Kamil adalah satunya.

Saya mendoakan Ridwan Kamil agar bisa membangun kota Bandung sehingga menjadi kota yang juara dan bisa dibanggakan oleh Indonesia.  Semoga kemenangan Ridwan Kamil memberi inspirasi positif untuk orang-orang kreatif dan cerdas yang memiliki panggilan yang sama seperti Emil ingin membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Saya senang, masyarakat kini makin cerdas memilih calon. Setelah masyarakat Jakarta memilih sosok Jokowi & Ahok, kini masyarakat Bandung memilih sosok Ridwan Kamil.  Namun untuk sosok-sosok yang memang ingin mengabdi buat Indonesia, harus sadar ketiga nama diatas sudah punya track record.  Jokowi sukses di Solo, Ahok di Bangka Belitung dan Ridwan Kamil walau belum pernah jadi kepala daerah sudah banyak prestasi baik di Bandung, di Indonesia dan di dunia.

Sejak 2007 bahkan kami sudah ngobrol bahwa walau Bandung sangat kreatif tapi berat sekali bergerak kalau tidak didukung pemerintah daerah.  Namun kalau tahun 2008, Ridwan Kamil mencalonkan diri, pasti akan kalah dengan Walikota incumbent.  2013 lebih strategis, karena tidak ada incumbent dan Ridwan Kamil punya waktu untuk mempersiapkan track recordnya dengan benar.  Ibaratnya, 70% dilakukan untuk bisnis, 20% untuk komunitas di Bandung dan 10% untuk keluarga namun karena secara konsisten, track recordnya sudah berumur tahunan saat dia dicalonkan jadi Walikota Bandung.

So, timing is everything.  Kalau Ridwan Kamil running di tahun 2008, ceritanya bisa lain 🙂

b03d05b1cba4bfe40cb34874e944be7f

 

10 Comments

  1. Hai ! Om Yoris dan Om Emil. Mangga diantos kreborasi nya buat Bandung. Abdi mah kalo liburan dari Dps ke Bdg asa macet pisaaan sepanjang jalan. Selamat bekerja untuk Bandung yg juara! 🙂

    1. Iya nih kita doain Emil bisa bikin Bandung nyaman untuk warganya maupun untuk para pengunjung seperti saya dan Elida ya 🙂

    1. yes, seperti biasa saya menulis angle berbeda dari tulisan-tulisan seputar kemenangan Ridwan Kamil. Ada yang bilang social medianya top banget dan berbagai analisa dahsyat. Kalau saya sih simple saja… track record 🙂 and yes, untuk para pembaca prepare your track record dari sekarang untuk apapun tujuan kita nantinya… very good Raka!

  2. Ka hatur Bp Walikota Bp Ridwan Kamil (punten hilap gelarna) meni bangga ageung hate, ngadangukeun obrolan mata najwa tadi wengi, abdi ex sekpri walikota Otje Djunjuan atty ernati masa kerja 1970 dugi ka 1980 bandung geuning prepepsi teh nu anom pinuh ku ide2 nu cemerlang ! alhamdullilah Bp Ridwan Ibu ngaduakeun mugi sehat, adill, tiasa ngawangsulkeun deui Bandung Paris van java, gemah ripaj lohjinawi, Waaas Bandung kota panineungan Ibu, seueur kenangan waktos di damel sareng pa Otje utamina sareng ibu Otje, Teu kinten bingahna saupami Ibu dipasihan kasempatan ningali deui kantor Walikota nu ayeuna ?masih keneh aya toilet dihandap kanggo Bp Walikota ?Lomari pajangan zaman kapungkur ?Nuhun Upami Ibu tiasa patepang sareng Pa Ridwan .Ibu di Jakarta tos 64 tahun alhamdullilah tiasa keneh ningali kamajengan Bandung
    Baktos Ibu
    atty ernatie kartabrata

  3. yang kami d?pat dari tulisan ini s?ngat bermanfaat untuk saya.
    Puji Syukur, saya harap pada tulisan selanjutnya p??ti lebih lengkap lagi.
    Sukse? untuk Anda!

Leave a Reply to atty ernatie Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.