Michu Swansea

Walau saya penggemar strategi-strategi  kreatif Jose Mourinho, dimanapun ia melatih.  Saya juga suka dengan Pep Guardiola yang masih muda, berprestasi dan selalu humble.  Tapi saya tidak lupa memantau perkembangan klub-klub kecil dengan pelatih-pelatih baru yang sangat amat fresh.  Salah satunya Swansea City AFC, yang menembus English Premier League bersama pelatih Brendan Rodgers (yang kini melatih Liverpool) dan kini ditukangi oleh Michael Laudrup.

Bukan saja menembus EPL, Swansea juga membukukan profit yang lumayan besar.  Ini merupakan inspirasi buat saya bagikan ke orang-orang yang selalu mengeluh tidak bisa berhasil karena tidak punya budget yang besar.

“Saya tidak punya budget untuk hire Marketing Manager yang bagus, gajinya mahal-mahal” begitu kata sebagian besar peserta workshop atau seminar saya.  “Lho yang bilang Marketing Manager yang bagus pasti tinggi gajinya siapa?”

Kita lihat bagaimana Swansea City AFC menemukan Michu yang ditransfer hanya dengan biaya 2 Juta Pound. Bandingkan dengan Robin van Persie yang ditransfer dengan nilai 24 Juta Pound atau Luis Suarez yang ditransfer 22.5 Juta Pound. Toh sekarang ketiganya merajai puncak Top Scorer EPL. Suarez 22, RvP 21 dan Michu 17.

So, sama seperti dalam merekrut karyawan.  Kita harus pintar-pintar mencari talent yang sesuai dengan budget kita.  Masih banyak Michu di luar sana yang belum ‘ditemukan’.  Jangan pernah menyerah hanya karena kalah dengan budget.  Walau saya tidak menyalahkan MU yang membeli RvP maupun Liverpool yang membeli Suarez, kalau dananya ada, kenapa tidak? Toh dua klub ini tidak pernah berhenti membeli pemain muda juga.

Namun kalau kita tidak punya budget, jangan pernah menyerah… Go out, attend seminar, go to a party and find your ‘Michu’ 🙂 Good luck!

9 Comments

    1. Yes, untuk club kaya mereka bisa combine beli pemain top seperti RvP dan invest beli pemain muda seperti Welbeck. Tapi untuk club yang tidak banyak uang? tidak masalah selama mereka pintar memilih pemain seperti Michu 😉

        1. Maksudnya, Michael Laudrup salah juara yang mampu mengendus talent calon juara seperti Michu 🙂

  1. IMHO, mungkin MU merekrut RvP dg sangat mahal karena ada pertimbangan bisnis lain seperti penjualan merchandise, iklan, meningkatkan harga hak siar, penjualan tiket, dll.
    Namun saya 100% setuju bahwa modal/budget bukanlah segalanya.. yang keren adalah yang mampu mencetak talent2 berkualitas.
    Salam kenal bang yoris!

    1. Yes David, RvP selain (fungsi utamanya) sebagai Top Scorer musim sebelumnya diyakini bisa membantu prestasi MU di musim yang baru tentunya punya efek ke merchandise, iklan, tiket dan lain sebagainya. Selama club punya dana, sah-sah saja mereka sesekali membeli pemain bintang. Sama saja seperti client2 consulting business saya malahan banyak yang market leader 🙂

      Yes, budget bukan segalanya, saya juga pegang beberapa client legendaris yang dananya tidak besar karena saya punya ‘history’ atau saya memang sangat tertantang dengan brand legend tersebut.

      Demikian pula brand legendaris ini harusnya mampu menciptakan talent2 berkualitas dan tidak hanya larut dengan kejayaan masa lalu…

      Salam kenal David 🙂

  2. Seru juga kalau menganalogikan strategy brand dengan sepak bola, ujungnya sama-sama mengejar goal, tinggal mau main cantik, agresif, bertahan atau main kasar.. hehe.

    Ada ga sih bang contoh brand yang baru muncul tiba-tiba dg strategy yang keren bisa mengangkangi brand2 legendaris, meski dengan budget yang kecil. Kalau diibaratkan sepakbola layaknya Kaiserlautern yang dari promosi tiba2 mengahajar Bayern dan jadi juara di musim berikutnya, atau seperti Yunani dengan pemain yang tak terlalu terkenal tapi mampu menggondol Piala Eropa..

    Btw, Kaiserlautern dan Yunani saat kala itu dilatih oleh orang yang sama.. Otto Rehhagel. Orang seperti otto ini mungkin yang kita butuhkan dalam sebuah perusahaan…

Leave a Reply to Yuza Mulia Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.