YORIS SEBASTIAN. thinking outside the box - execute inside the box

Archive for March, 2009


Posted on March 28, 2009 - by
Earth Hour – 60 menit tanpa lampu malam ini 20.30

sharp-60-minute-earth-hour1

Senang melihat Jakarta akan bergabung bersama 1539 kota dari 80 negara untuk berpartisipasi dalam kampanye global EARTH HOUR 2009.

Kampanye EARTH HOUR merupakan aksi bersama dunia dalam mengurangi laju perubahan iklim, yang dimulai di Sydney, Australia pada 31 Maret 2007 dengan lebih dari 2,2   juta pendukung dan  dan 2000 pelaku bisnis mematikan lampu dan peralatan elektronik mereka selama 1 jam. Inisiatif yang berawal  dari satu kota ini berhasil menghemat energi sampai dengan 10,2% dan menginspirasi menginspirasi masyarakat dunia sehingga di tahun 2008 jumlah partisipan kampanye EARTH HOUR mencapai 50 juta orang dari 370 kota di 35 negara.

Mudah-mudahan dukungan Sharp dan 16 artis yang mendukung program ini bisa sukses dan mengawali gerakan CSR yang tidak melulu menanam pohon ;)

Ayo kita matikan lampu selama 60 menit malam ini. Ikut?


Posted on March 22, 2009 - by
The Girl in The Green Scarf

the-girl-in-the-green-scarf-picture

Semalam baru saja menonton “Confession of a Shopaholic” seperti biasa saya tidak ingin menceritakan sinopsisnya karena menurut saya tidak seru lagi kalau film yang masih diputar di bioskop sudah diceritakan di media or di blog lantaran penulisnya sudah menonton.

Yang menarik saya angkat adalah kolom “The Girl in The Green Scarf” yang secara berani diangkat oleh Luke Brandon seorang Editor majalah “Successful Saving” yang berpikir ‘out of the box’ melawan artikel-artikel ‘biasa’ yang sangat dalam dan sifatnya ‘keuangan’ sekali.

Sama seperti ‘Soto Gebrak’ di bilangan Setiabudi dekat SMA 3.  Simply hanya karena sotonya digebrak.  Tempatnya tidak pernah sepi.

Seperti penamaan perusahaan saya sendiri “OMG Consulting” yang merupakan singkatan dari Oh My Goodness… simply karena kalau dilihat-lihat apa yang saya kerjakan dahulu rata-rata memang tidak lazim dan mengundang orang berdecak…. Oh My Goodness!  Senin kok berani-beraninya bikin event rutin… Kok buka bar hanya buka 2 kali seminggu? yang buka setiap hari aja rugi gimana yang cuma buka dua kali seminggu??? atau Mana mau orang jalan-jalan ke suatu tempat yang kita tidak tau??

Kembali ke soal artikel.  Banyak majalah yang seringkali bingung bagaimana membuat majalahnya laku.  Ya kalau menurut saya simply by having a unique and interesting kolom or rubric.  Itu yang nomer satu. Setelah itu baru marketing, distribusi dan lain sebagainya.

Dulu saya bekerja di majalah HAI, masih ingat dengan rubrik ‘Menulis itu Gampang’ atau cerita Lupus? dan masih banyak lagi rubrik yang menarik kita di jaman itu. Semua itulah yang membuat orang berlangganan majalah HAI.  Awalnya malah orang penasaran Lupus itu benar-benar ada atau tidak?

Well, biasakan berpikir out of the box… biasanya hasilnya lebih baik daripada terus-terusan jadi mediocre ;)


Posted on March 21, 2009 - by
iPhone hadir di Indonesia melalui Telkomsel

Penantian telah berakhir.  iPhone akhirnya hadir juga secara resmi melalui Telkomsel.  Tak tanggung-tanggung, iklan 2 halaman Kompas hari ini langsung dipasang Telkomsel.  Akan sangat menarik, karena di setiap negara hasilnya sangat beragam.  Ada negara yang sangat dominan Blackberry dan ada yang sangat dominan iPhone.

iphone-telkomsel-200309

Yang pasti (lagi-lagi) ini sebuah pencapaian fenomenal dari Apple.  Konon, kenapa Indonesia sangat terlambat meluncurkan iPhone secara resmi (hingga Blackberry merajarela di Indoensia) lantaran awalnya tidak mau memberi percentage kepada iPhone.  Yup, untuk setiap kontrak penjualan paket bundling iPhone, Apple akan menerima percentage.

Asyik ya, begitulah nasib menjadi innovator yang kreatif.  Di Amerika, exclusivity diberikan pada AT&T yang katanya sekarang sedang berupaya negosiasi untuk memberikan flat fee untuk setiap penjualan iPhone dibanding terus-terusan memberikan percentage.

Toh akhirnya iPhone hadir juga di Indonesia.  Bagaimana deal-nya, saya belum tau.  Yang pasti saya tetap menggunakan XL Blackberry saya untuk kerja (email, sms, chat, FB) dan Telkomsel iPhone saya untuk multimedia seperti nonton video di mobil, compile photo, browsing… (walau yang iPhone ini belum yang resmi sih hihihi).

Jadi kira-kira di Indonesia siapa yang unggul? Blakcberry atau iPhone? Kalau disuruh pilih salah satu, pilih yang mana?


Posted on March 16, 2009 - by
Queen Bee

Era digital memang semakin heboh.  Lihat saja film perdana garapan Fajar Nugros berjudul Queen Bee memulai promonya benar-benar memanfaatkan deman facebook yang sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia.

Saat ini jumlah member di Facebook Group nya sudah hampir 20.000 orang sementara filmnya baru akan tayang di Juni 2009.

Belum lagi kampanye Sunsilk Queen Bee Hunt yang sampai saat ini sudah diikuti oleh 3000 peserta dan jumlahnya masih akan terus bertambah lantaran pendaftaran masih dibuka hingga 20 Maret ini.

queen-bee-hunt

Walau saat ini jumlah pengguna Facebook tidak sebesar jumlah pengguna Friendster, saya cukup yakin Facebook matters dan dalam waktu singkat mereka akan lebih diminati oleh pengguna internet di Indonesia.

Jadi kalau menurut anda, ada teman yang pantas menjadi Queen Bee atau mungkin kamu sendiri yang pantas jadi Queen Bee, langsung log in to www.queenbeehunt.com


Posted on March 14, 2009 - by
Telat Karena Lift

Biasanya orang telat meeting karena alasan macet, tapi tadi siang saya telat karena lift yang penuh di gedung kantor saya, Belezza GP Tower.

Serba salah, kantor saya di lantai 26, mau turun naik tangga darurat nggak mungkin. Sementara setiap lift terbuka sudah penuh dengan manusia.

Saya ada janji makan siang dengan Elwin, temen lama yang kini jadi boss Gramedia Majalah. Waktu saya ceritakan, dia bilang ini alasan telat yang original :) trus dia tanya gimana caranya saya bisa dapat lift juga akhirnya… “Saya titip tas saya ke assistant saya, kalau nyelip 1 orang aja sih dengan badan saya yang slim… it’s easy”

Every moment there is a creative way to get away ;)


Posted on March 4, 2009 - by
Clas Music Heroes – Iwan Fals
photo by Drigo / Rolling Stone Indonesia

photo by Drigo / Rolling Stone Indonesia

Membaca Kompas hari ini, ada benarnya statement Iwan Fals pada saat Press Conference penerimaan Clas Music Heroes. “jika data yang menyebutkan bahwa saat ini ada 40 juta rakyat miskin di Indonesia itu benar, sebenarnya masalah kemiskinan akan selesai kalau setiap orang yang tidak miskin membantu satu orang yang miskin”

Possible?