Archive for January, 2010
Posted on January 28, 2010 - by Yoris Sebastian
Tadi malam saya termasuk yang begadang karena nungguin peluncuran Apple iPad. As usual, Steve Jobs did it again. The Product sangat revolutionary dan (seperti biasa) dia tidak perlu artis atau model untuk meluncurkan productnya.

Di blog ini saya tidak lagi membahas kecanggihan iPad yang tentunya sudah dibahas di berbagai website technology. Yang pasti selain iTunes dan Apps yang seru, sekarang saya punya iBooks dimana saya bisa pesan buku dan langsung baca secara digital. Deboy juga pasti senang karena buku-buku saya tidak bertumpuk-tumpuk lagi di rumah. Dan masih banyak lagi kecanggihan iPad yang tidak perlu saya tulis satu per satu.

Yang menarik disini, bagaimana Apple membuat sebuah product yang sangat revolutionary namun dengan harga yang sangat affordable US$ 499! Biasanya kalau kita mengeluarkan product yang super keren, kita akan coba launch dengan harga yang mahal untuk para early adopters lalu perlahan harganya diturunkan saat liburan tiba, untuk mendapatkan sales gila-gilaan.

Lalu kenapa Apple melakukan itu? Karena Apple sudah sukses dengan iTunes dan Apps nya. Semakin banyak yang punya iPad berarti semakin besar opportunity mereka jualan musik, apps daaaaaaaaaan….. buku..!!! Content is King, while Hardware is Commodity!
Kalau begini murahnya, ada kemungkinan anak baru di OMG, nggak perlu dikasih Macbook lagi… cukup iPad
Posted on January 26, 2010 - by Yoris Sebastian

Untuk yang mengikuti saya di Twitter @yoris tentu sudah tau bahwa memasuki tahun 2010, saya membeli clicker baru. Selain supaya lebih semangat kerja, lebih semangat kasih seminar dan workshop tentunya. Selain itu, ada fungsi tambahan dari clicker ini yaitu fungsi sebagai mouse. Kenapa saya butuh ini? karena terkadang saat memutar video, saya perlu untuk pause sejenak menjelaskan sesuatu sebelum lanjut lagi dengan adegan berikutnya di video yang sama.
Selama ini hal tersebut tidak bisa saya lakukan dengan clicker saya yang lama. Apalagi clicker yang baru ini harganya hanya setengah dari clicker saya yang lama. I love new technology yang selalu makin affordable
Walau tentunya clicker yang lama tetap saya simpan. Maklum, sangat banyak sejarah yang sudah ditorehkan. Termasuk membawa saya menang di london tahun 2006 saat saya ikut International Young Creative Entrepreneur.
So, jangan lupa untuk terus ‘memperbaharui’ sesuatu yang lama. Biar lebih dinamis. Pekerjaan boleh sama, namun dengan beberapa initiative, kita bisa lebih semangat. Semangat baru – pekerjaan lama
Posted on January 4, 2010 - by Yoris Sebastian
I constantly challenge myself to do something different and new, this year I didn’t stay up until midnight to the old year leaves, I go to Borobudur to see the new year rise in
I see the first sunrise in 2010
Happy New Year everybody..!!
Demikian message singkat saya di status Facebook dan Twitter (tentunya di Twitter lebih singkat lagi) saat saya merayakan Tahun baru 2010.
Yup, sudah belasan tahun saya selalu merayakan detik-detik pergantian tahun. Baik itu di Hard Rock Café Jakarta maupun melihat pesta kembang api di Hongkong. Namun selalu malam Tahun Baru. Itulah sebabnya untuk Tahun Baru 2010 ini, saya memcoba melakukan sesuatu yang berbeda. Seperti yang sering saya sampaikan dalam berbagai seminar dan workshop, menjadi orang yang kreatif, kita harus senantiasa melawan rutinitas. Salah satu yang rutin buat saya adalah merayakan malam Tahun Baru
Itulah challenge buat saya, merayakan Tahun Baru dengan cara yang berbeda. Bukan merayakan pas malamnya tapi kita ambil kebalikannya… bagaimana kalau kita rayakan di pagi hari???
Seru nggak merayakannya pagi hari? Bagaimana kalau merayakannya dengan melihat matahari terbit untuk pertama kali di Tahun 2010? Ada banyak tempat yang indah untuk melihat Sunrise di Indonesia dan pilihan jatuh ke Borobudur, disanalah saya dan Debbie (my girlfriend) akan melihat sunrise pertama di 2010.
Jadi malam Tahun Baru, saya hanya jalan-jalan sebentar di Malioboro melihat pawai sepeda dan sebelum midnight saya sudah di hotel karena harus bangun dinihari untuk berangkat ke Borobudur. Lucunya saat dinihari saya berangkat ke Borobudur, saya melintasi beberapa cafe yang baru tutup sehingga banyak para tamu-tamunya sedang bubaran. Jadi inget jaman-jaman di Hard Rock Cafe bubaran tahun baru
Dan inilah foto yang saya ambil menggunakan Blackberry Onyx saya dan sebenarnya sudah saya kirim via twitter pagi itu. Moment ini cukup penting karena merupakan sunrise pertama di dekade yang baru ini

The experience was great… selain menikmati pemandangan yang indah dan kemegahan Borobudur… Tak lupa saya mengucapkan syukur untuk tahun 2009 dan berdoa supaya bisa menjalankan tahun 2010 dengan baik dan diberi kebahagian serta kesehatan.
Saya sendiri merasa masih banyak yang bisa di-improve untuk membuat experience para turis mengunjungi Borobudur lebih wow dan membuat mereka ‘membicarakan’ Borobudur ke teman-teman mereka. Lebih lanjut akan saya bahas nanti kalau saya sudah mengunjungi Angkor Wat.
Bagaimana perayaan Tahun Baru kalian? Mudah-mudahan cukup berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya ? Boleh diceritakan? Kalau belum terlalu kreatif, tidak apa-apa, perayaan Tahun Baru 2011 harus lebih kreatif

I Look forward for the new decade... let's have a Creative Decade! (taken from Nikon D90)

