Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Dream Small?

potato salad kick starter

Saya termasuk orang yang jarang punya mimpi besar. Hampir semua mimpi saya lebih tinggi dari yang sekarang sudah saya capai namun bisa dibilang medium rather than big. Saya tidak pernah punya mimpi jadi General Manager Hard Rock Cafe. Goal saya waktu awal masuk hanya menghasilkan uang tambahan dari pekerjaan yang saya suka sambil meneruskan kuliah saya waktu itu.

Semakin hari goal saya terus berkembang. Makin lama makin besar goalnya. Namun tetap saja tidak pernah bermimpi jadi General Manager. Toh akhirnya saya menjadi General Manager HRC Jakarta di usia 26 tahun.

Weekend kemarin saat sedang mengisi acara Loop Kepo di Bandung, saya bertemu dengan Raditya Dika dan dia dengan bersemangat bercerita tentang kesuksesan banyak orang di kickstarter. Salah satunya ya Potato Salad yang fotonya saya pasang diatas.

Kenapa Potato Salad bisa mengumpulkan dana US$ 55.000 (sekitar 600 Juta Rupiah)???

Potato Salad awalnya hanya pledge untuk US$ 10 untuk mebuat potato salad pertamanya. Zack Danger Brown tidak bermimpi besar tapi malah mendapatkan sesuatu yang besar. Setiap kali uang yang terkumpul makin banyak, Zack lalu memperlebar goalsnya. Kalau menembus US$ 100 dia akan bikin 2 potato salad dengan resep yang berbeda. Kalau mencapai US$ 250 dia akan menggunakan mayonaise yang lebih baik kualitasnya. Sampai sekarang sudah US$ 55.000 dana yang terkumpul untuk sebuah proyek membuat Potato Salad.

Every Big Step Start With An Inch, demikian saya tulis di buku Creative Junkies. Selain pengalaman pribadi, juga banyak sekali orang sukses yang memulai sesuatu dengan kecil. Zack menaikkan goal sedikit demi sedikit. Dari 10, 35, 75, 100, 250, 300, 350, 1000, 1200, 3000 and so on.

Sekarang dengan US$ 55.000 Zack bahkan bisa membuatย “PotatoStock 2014” gathering dan seterusnya akan membuat kontribusi yang signifikan untuk membantu mereka yang kelaparan dan tidak punya rumah.

Dream Small, Do Something Authentic and Have Fun…!!!

zack-brown-raises-money-potato-salad-kickstarter

 

  • Jadi mas yoris. lebih baik mempunyai mimpi besar? atau mimpi yang lebih realistis namun terus dikembangkan seiring berjalannya waktu?

    mirip seperti artikel ini http://www.hasnulsuhaimi.com/manajemen/bagaimana-menentukan-target-yang-benar/ sangat inspiratif.

    jadi kita tak perlu menggebu-gebu dalam setting target?

    Salam
    @Khandek_Sptr

    Khandek

    September 17, 2014

  • Semuanya kembali pada diri kita… ini sekedar provoke berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman banyak orang yang saya temui maupun kisah-kisah yang saya baca… Tentu banyak juga yang sukses dengan mimpi besar lho…

    Yoris Sebastian

    September 18, 2014

  • Tapi kalau dimulai dengan mimpi besar di awal, biasanya malah actionnya ga mulai-mulai dan lebih rentan ‘down’ ketika melihat realitas. Tapi tidak bisa juga di’generalisasi’, tergantung karakter personal dan kondisinya. begitu mas yoris?

    Hari Kurniawan

    October 18, 2014

  • Yes tidak bisa digeneralisasi, seperti saya tulis, mungkin hanya saya… dan kebetulan menemukan sosok-sosok yang mirip dengan saya. Tidak ada yang salah dengan mimpi besar… kebetulan saja bukan saya ๐Ÿ™‚

    Yoris Sebastian

    October 20, 2014

  • Tidak ada yang salah dengan mimpi yang besar. Tapi saya setuju Bang Yoris, dan kebetulan kejadian yang saya temui di sekitar pun sama. Ada teman yang kini mewarisi 250 ribu ekor ayam dari bapaknya yang tetangga saya,pun awalnya hanya pedagang ayam untuk konsumsi warung dengan keuntungan per ekor Rp. 2000. Seorang teman pedagang boneka yang 6 tahun lalu rumahnya masih kontrak di gang depan rumah. Kini sudah mempunyai home industri sendiri dengan omset perbulannya Lebih dari 1 Miyar dan memperkerjakan ratusan orang. Yang saya dapat dari mereka simpel, Idenya Sederhana Tapi Memperlakukan Idenya itu yang mereka luar biasa. Passion,Countinous,Honest,Care,Persistent..

    Dian Wahyu

    November 19, 2014

  • Yes dian tidak ada yang salah dengan mimpi besar. Saya tetap mendukung walau saya pribadi lebih senang dengan mimpi yang kecil saja ๐Ÿ™‚ Thanks untuk komentarnya dan contoh real dari sekeliling kamu ๐Ÿ™‚

    Yoris Sebastian

    November 20, 2014

  • Artikel yang cukup menarik. Mas Yoris memang YOUniqe. Walaupun DREAM Small, namun hasilnya bisa BIG Result. Berbeda dengan saya, saya pribadi lebih suka DREAM BIG, start small. Ya semuanya hanyalah cara pandang dan keyakinan kita masing-masing, yang terpenting mari kita ciptakan positive IMPACT terhadap sekitar kita, dimulai dari IMPIAN kita. Entah Besar ataupun KEcil.

    Hendri Hariyanto

    December 19, 2014

  • Setuju… tidak ada yang salah dengan DREAM BIG… it’s just me ๐Ÿ™‚

    Yoris Sebastian

    January 15, 2015

  • Bermimpi besar ataupun kecil tidak ada yang salah, selama kita memulai untuk mengejarnya. Begitu kira-kira ya mas Yoris.

    Ryan

    January 18, 2015

  • […] Saya suka bermimpi besar. Mimpi yang bisa dibilang hampir ga bisa diwujudin. Salah satu mimpi terbesar saya adalah membuat film sekelas hollywood di Indonesia. Tapi, semuanya berubah setelah saya membaca artikel ini […]

  • apapun mimpinya yang penting ada actionnya. Tetep bertahan dalam badai yang melanda. Gituh kata saya mah, betul kan mas Yoris ?

    Yayu Arundina

    February 21, 2016

  • yup… dan mungkin lebih siapa kita sendiri… kalau kita dari zero biasanya akan bermimpi besar… saya karena dari kalangan menengah, jadi tidak merasa kurang sehingga tidak punya mimpi besar ๐Ÿ™‚

    Yoris Sebastian

    March 18, 2016

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment