Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Antrian Kreatif

antriankreatif

Saat OMG Consulting pegang Jakarta Eye Centre, salah satu rekomendasi kami untuk meningkatkan ‘patient experience’ adalah sistim antrian yang transparan.  Untuk tempat yang ramai, sistim ini sangat diperlukan karena orang kerap merasa dilangkahi oleh pasien lainnya yang sebenarnya sudah datang dari tadi.  Sayangnya sistim ini cukup mahal. Terobosan yang tidak terlalu mahal sedang dipersiapkan oleh M Ali Fauzi dari Bojonegoro pemenang BNI Creativepreneur dengan sistim Uantri.

Nah, Sambil nunggu inovasi dari M Ali Fauzi, untuk tempat-tempat yang belum punya budget untuk beli sistim antrian yang lumayan mahal.  Ada cara antrian simple, kreatif sehingga yang antri tidak capek.  Saya dapat kiriman foto ini dari follower saya di twitter bernama Merry Pangaribuan @merrynotmops.

Ini salah satu contoh simple soal “Thinking Out of The Box, Inside The Box” kenapa?

Karena terkadang orang kreatif berpikiran yang sangat luar biasa, namun apakah bisa langsung diterapkan di lingkungannya? Creativity is seeing what no else see. Tidak kepikiran sama orang lain dan bisa langsung dijalankan.  Seperti contoh antrian kreatif ini.  Sesuatu yang simple namun bisa langsung dijalankan tanpa biaya!

Jadi sehari-hari dalam apapun kerjaan kita coba pikirkan dulu, apa yang bisa kita inovasikan tanpa harus memikirkan biaya dari perusahaan.  Saya yakin ada banyak.  Selamat mencoba,

  • ini keren dan out of the box hahaha 😀

    Jojoz

    July 24, 2013

  • Halo, Mas Yoris…
    Gambar ini memang inspiratif. Kabarnya, sistem antrean ini diterapkan di Thailand, pernah jadi bahan pembicaraan di forum diskusi online: http://bit.ly/17CLmRH.

    Benar, Mas. Jika diterapkan negara lain, apakah tetap berjalan efektif? Misalnya, di negara musim dingin atau dalam jumlah antrean yang banyak. Layaknya kita berbahasa, hal-hal seperti ini pun perlu kontekstual: what dan how to communicate-nya perlu disesuaikan. 😀

    Gandes

    July 24, 2013

  • Yes Gandes, that’s why Thinking boleh Out of the Box namun Execute harus inside the Box 😉

    Yoris Sebastian

    July 25, 2013

  • berarti jika antrian paling depan sudah selesai, sema berdiri lagi untuk menggeser antriannya ke depan ya?

    TUKANg CoLoNG

    July 31, 2013

  • hehehe saya juga sudah pernah melihat foto ini beberapa waktu lalu. dan karna merasa ini unik, foto ini saya simpan.

    eh tak menyangka klo foto ini jg menarik perhatian bang yoris hehe

    ajir

    October 19, 2013

  • unik, tapi jadi bolak balik berdiri-duduk pas antrian depannya dilayani

    farul

    January 2, 2014

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment