YORIS SEBASTIAN. thinking outside the box - execute inside the box

Archive for October, 2009


Posted on October 30, 2009 - by
Julia Roberts terus beritakan Bali saat shooting

Thanks to the technology, tanpa harus menunggu film Eat, Pray, Love selesai.  Julia Roberts sudah mulai mempromosikan Bali to the world.

Melalui situs pribadi Julia Roberts di aboutjulia.com people from all over the world bisa melihat cuplikan shooting yang sekarang masih berlangsung di Bali.  Apalagi Julia merayakan ulang tahunnya di Bali yang erkenal dengan julukan Island of God ini.

Semoga semakin banyak orang yang tertarik untuk datang ke Ubud khususnya dan Bali pada umumnya, apalagi setelah filmnya nanti rilis di seluruh belahan dunia.  Dan semoga semakin banyak producer yang tertarik untuk ke Indonesia melakukan shooting film international.

Julia Roberts 091026-bali


Posted on October 29, 2009 - by
Community Natural Cooking Club

Berawal dari sebuah kado ulang tahun. Yup, kado ulang tahun buat Ibu Fatmah cukup unik… hanya sebuah milis http://groups.yahoo.com/group/naturalcookingclub namun berawal dari milis inilah sebuah community yang powerful lahir dan tak lama setelah milis ini berkembang dan sukses, Ibu Fatmah bisa meninggalkan pekerjaannya sebagai sekertaris direksi sebuah perusahaan.

Photo: Kompas Minggu

Photo: Kompas Minggu

Pendapatan dari memasak di rumah bisa menopang pendapatannya jauh diatas gaji bulanan yang biasa dia terima. Inilah contoh nyata dari sebuah statement “GIVING IS THE NEW TAKING”. Jadi kalau dulu orang merahasiakan resep masakan, kini melalui milis dan web Natural Cooking Club mereka sharing resep masakan sehingga saat ada yang mau membeli, order bisa di sub ke teman lain yang bisa membuat masakan yang sama.

Kini member NCC sudah mencapai 6000 orang dan saya yakin akan terus berkembang.  The Power of community…!!! Anda punya community juga?


Posted on October 19, 2009 - by
Bakmi GM 50 tahun

Yup, tanggal 20 Oktober ini Bakmi GM memasuki tahun emas mereka 50 tahun.  Wow perjalanan panjang sebuah brand lokal yang tidak lekang dimakan waktu.  Oh iya, buat yang belum tau, Bakmi GM merupakan kependekan dari Bakmi Gajah Mada.

Dari kecil saya makan bakmi GM tidak pernah bosan, saking seringnya kami makan atau beli bungkus di GM, sampai-sampai saya dan keluarga dapat diskon dari pemilik bakmi GM :) Waktu SMA di Pangudi Luhur, saya selalu diajak kalau teman saya ulang tahun dan mau traktir di GM karena saya dapat diskon.  Diskon nya tidak besar  hanya 10% namun ada semacam kebanggaan untuk datang, dikenal dan dapat diskon.

Sekarang skema tersebut dijalankan di Coffee Club.  Tanpa kartu membership, mereka juga memberi diskon based on Face ID saya hehehe

Selain itu saya tidak pernah lupa dengan gebrakan Bakmi GM saat buka di area Thamrin, kami sebagai pelanggan tetap diundang untuk datang di hari pembukaan untuk makan.  Serunya lagi, undangan tersebut ternyata bebas makan apa saja yang kita mau tanpa batas.

Hari ini saya makan disana dan tersenyum melihat promo ulang tahun Bakmi GM, mereka juga punya Facebook dan Twitter.  Ini salah satu contoh bagaimana brand tua yang senantiasa mengikuti perkembangan jaman tanpa menghilangkan heritage-heritage tertentu.  Saya ingat melihat nama orang dari Bakmi GM kerap ikut seminar atau workshop yang berhubungan dengan hal-hal baru.

GM 50 anni png

Beberapa hal yang tidak pernah berubah adalah mereka tidak terima kartu kredit :) mungkin walau anak-anak mereka sekolah tinggi di luar negri, hal ini tetap tidak dirubah.  Generasi baru GM sukses meluncurkan delivery service tentunya.

Sama satu lagi…. mereka tidak buka cabang di luar Jakarta.  Selamat ulang tahun yang ke 50 Bakmi GM, senang melihat ada Iconic Brand di Jakarta :) semoga lebih banyak lagi brand yang bisa melegenda seperti Bakmi Gajah Mada.


Posted on October 8, 2009 - by
The British Chevening Awards – Get Your Scholarship in UK

This time I wrote in English… anyway this post is specially for those who wants to get scholarship.  If you have an interest particularly in Climate Change and Forestry, Counter-terrorism and International Security, Democracy and Governance, Religion and Islamic Studies, Economic Reform and International Trade, Human Rights, Conflict, Justice and Peace Building. Then you should try this link: http://www.britishcouncil.org/indonesia-common-chevening.htm

The British Chevening Awards programme, funded by the British Government (Foreign and Commonwealth Office) and administered by the British Council, has awarded over 1000 scholarships in Indonesia since 1984. Full scholarships are offered for one year Master degrees in the United Kingdom (UK).

The scholarships can support courses at various universities and professional institutions in the UK including courses in media, finance, economics, politics, law, management, engineering, gender, environment, democracy etc.

A very competitive scheme, only the best applicants are invited for further test and interview. The scholarship covers living costs in the UK, tuition fees and return airfares.

Employees, employee’s relatives (or former employees who have left employment less than two years before) of the FCO (Foreign Commonwealth Office), including FCO posts, the British Council and the sponsor will not be eligible to apply for these awards.

Many Indonesians already won these awards and get the scholarship such as:  Riri Riza, Lula Kamal, Arief Suditomo, Rosiana Silalahi, Patsy Widakuswara, Yudhi Soerjoatmodjo, Nan T Achnas, Ira Koesno, Bambang Kesowo, Alexander Sriewijono, Rusli Eddy (Sly) and many more.

The deadline is until the end of the year, 31st December 2009.  Goodluck!


Posted on October 3, 2009 - by
Batik Indonesia is the World Heritage

2 Oktober 2009. Secara official Batik Indonesia diakui sebagai World Heritage oleh UNESCO. Senang dan bangga. Lebih senang lagi waktu melihat orang-orang merayakan pengukuhan ini dengan ramai-ramai menggunakan batik. Sama seperti saya yang kemarin menggunakan batik yang saya jahit dengan cutting international namun bahannya saya beli di UKM Galery di bilangan Gatot Subroto.  Pagi saya pake yang tangan pendek dan malamnya pake tangan panjang.

It was an awesome feeling waktu saya pergi ke kantor Bank Permata hari ini untuk meeting soal Jiffest dan satu lift isinya pake batik semua. Wow.  Waktu makan siang juga 95% dipenuhi orang yang menggunakan batik.  Malamnya saat menghadiri Malam Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa yang diadakan 5 Kementrian Republik Indonesia, tentunya hampir 100% hadirin menggunakan batik.

Bahkan kalau mengikuti Facebook/Twitter saya bisa terlihat comment seperti ini:

‘Tiara Yang Suka Oranye’
Mas yoris satu lift pake batik, aku satu busway pake batik wwkwkkkwkkwkkwkwkwk.. Skrg d senci jg d mana2 pake batik….

Laksmi Prasvita
sama Yoris, di gedung kantorku: WTC satu gedung pake batik semua. Bahkan ada yg niat pake kebaya lengkap dg sanggul. Hebat ya, ke Indonesiaan kita bangkit dg batik. Batik menyatukan kita. Aku hari ini pakai rok batik kesayanganku yg kubeli di pasar Bringharjo, Jogja.

Margie Soegito Hardian
siip…kalo young creative person like u pake juga, pasti d bakal jd trend di young generation..:) Then, mission accomplish. Hidup batik..

Berikut foto-foto yang saya terima di blog ini, maupun saya ambil di twitter…

Picture 39

Yang pose sendiri juga banyak… saya ambil saja tiga yang beragam dibawah ini… mulai dari Nova Riyanti (Anggota DPR) di Gedung DPR tentunya, Aulia di studio dan Wawan di kantor.

Picture 38

Yang pose ramai-ramai juga banyak, saya pilih dua yang di dalam kantor:

Picture 43

Dan mereka yang pose ramai-ramai di depan kantor, seperti anak Indosat dan FX dibawah ini:

Picture 47

Atau pakai batik sambil kerja? Iwet dan Rahmah Umaya siaran Hard Rock FM dan Anggy and Cold Stone Team berbatik ria sambil memberi special offer untuk tamu yang menggunakan batik tentunya :)

Picture 40

Atau mereka yang bekerja di bidang musik… seperti troops from Universal Music dan Trax FM dibawah ini

Picture 42

Dan tentunya saya dan teman-teman di kantor :-D

Picture 44

Saya pribadi, termasuk orang yang suka berbeda. Dulu waktu di majalah HAI selalu bilang, “Cuma HAI yang bisa begini” lalu di Hard Rock Cafe dengan spirit “Dare To Be Different” dan sekarang dengan OMG Consulting selalu mengusung sesuatu yang “Oh My Goodness” misalnya saja, sehari-hari saya selalu menggunakan Tee Shirt tidak seperti umumnya konsultan yang menggunakan jas dan dasi.

Namun tgl 2 Oktober ini, saya mendukung dan ikut menggunakan batik seperti orang kebanyakan untuk merayakan hari dimana Batik Indonesia dikukuhkan sebagai World Heritage.  Saya malah melihat pemandangan yang ‘Oh My Goodness’ dari kebersamaan memakai batik sebagai sebuah movement yang mudah-mudahan bisa terus bergerak positif. Jangan sampai hanya menjadi trend sesaat.

Saya berharap Batik akan terus kita pakai, bukan hanya trend.  Batik bisa masuk film Hollywood seperti baju-baju khas negara lain.  Cara pembuatannya juga menarik untuk diperlihatkan secara khusus kepada turis-turis dan juga anak-anak kecil.

saya kutip twitter milik @willypriyoko: Plaza Indonesia betul betul menjadi Plaza ‘Indonesia’

Sayang saya cukup sibuk sehingga tidak sempat keliling foto-foto.  Bayangkan kalau saya bisa ke Plaza Indonesia yang mungkin jarang-jarang bisa betul-betul menjadi Plaza ‘Indonesia’ sesuai namanya dan sebenarnya saya ingin sekali foto Starbucks yang dipenuhi orang hang out dengan batik… wah seru banget. (kalau ada yang punya fotonya kirim2 ya)

Indonesia Unite… Let’s keep the spirit running and hope that everyone will contribute and make us proud sebagai orang Indonesia.