Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

McDonald’s Random Act of Kindness This Valentine

mcdonalds valentine 2015

Selama ini banyak yang mungkin bilang bahwa Random Act of Kindness (R.A.K) memang bagus namun tidak punya dampak langsung terhadap sales perusahaan karena sifatnya surprise sehingga dampaknya jangka panjang.

Namun tahun ini, McDonald’s melakukan terobosan bagus dengan menggelar R.A.K menjelang hari Valentine dan tidak tanggung-tanggung dipasang iklannya di Super Bowl XLIX lalu. Seperti apa iklannya?

More…

Post

Random Act of Kindness in Music Video

maroon 5 sugar

Jaman dulu saya selalu mengikuti setiap ada video musik terbaru baik dari musisi manca negara maupun dari Indonesia. Namun akhir-akhir ini kegairahan itu sudah berkurang karena tidak adanya konsep baru yang berbeda dari video musik yang ada. Hanya OK GO yang secara konsisten selalu membuat musik video yang berbeda dan super kreatif.

Beruntung di awal tahun ini, Maroon 5 hadir dengan video musik terbaru mereka berjudul Sugar.

Saya sangat senang karena mereka memasukkan unsur Random Act of Kindness (R.A.K)  ke dalam video musik mereka. Sekarang memang jamannya R.A.K 🙂 Bukan hanya di restaurant, airline, telco, consumer goods semuanya perlu melakukan R.A.K dan mengahsilkan content yang menarik untuk ditonton.

Dan sekarang R.A.K pun masuk ke video musik lantaran Maroon 5. Seperti apa videonya?

More…

Post

Boyhood Film Terbaik Golden Globe Awards 2015

Boyhood_film

Sebagai penikmat film yang juga pecandu kreativitas, saya selalu senang bila dalam penghargaan dimenangkan oleh film yang bukan saja bagus namun juga berani melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh film lainnya sebelumnya.

Membuat film memang tidak lepas dari kreativitas, namun film Boyhood berhasil melakukan inovasi di dunia perfilman dengan ide sederhana yang tidak mudah untuk dijalankan. Tak heran bila film ini bukan hanya menang film terbaik Golden Globe Awards namun juga Sutradara terbaik.

Lalu apa inovasi yang dibuat oleh sutradara dan penulis naskah bernama Linklater ini?

More…

Post

Taxi of Tomorrow?

NYC banner Website-Banner

Setelah membaca berbagai beritanya di tahun 2011, minggu lalu saya beruntung bisa naik taksi terbaru milik NYC Cab keluaran Nissan ini. Cukup mengagetkan karena Nissan berhasil mengalahkan 2 finalist, yaitu Ford Transit Connect yang notabene adalah merk lokal Amerika dan Karsan dari Turki yang tampil sebagai kuda hitam.

taxioftomorrow_transitconnect4karsan-v1-leads-the-race-for-new-york-s-next-taxi-31313_1

Saya sendiri tadinya menyangka Ford akan menang karena merk lokal dan akan mendukung penyerapan tenaga kerja lokal atau bahkan Karsan karena memiliki fasilitas untuk para disable naik ke atas taksi.  Namun pemerintah NYC pasti punya banyak perhitungan dari sehingga Nissan yang memenangkan lelang terbuka “Taxi of Tomorrow”

Tidak tanggung-tanggung, Nissan langsung mendapatkan kontrak exclusive selama 10 tahun kedepan.  Dan tentunya bukan hanya di New York karena diharapkan taksi ini akan diorder juga oleh negara-negara lainnya. Jadi selain mendapatkan kontrak dengan nilai 1 Billion US dollars, New York menjadi showcase dari taksi dengan model NV 200 ini.

Yang pasti saya menikmati taksi baru ini.  Ruang duduknya lebih lega, bahkan stroller milik anak saya cukup saya simpan di depan saya, sehingga memudahkan saat saya turun tidak perlu buka pintu belakang lagi.  Apalagi sore itu handphone saya sudah menipis baterenya karena terlalu banyak dipakai foto-foto  dan upload social media sedari pagi, eh di taksi ini ada colokan USB persis seperti di pesawat terbang baru kebanyakan saat ini.  Klakson kini tidak lagi terlalu berisik sehingga  tidak bisa polusi suara dan kabarnya nanti akan ada versi electricnya juga karena yang sekarang masih menggunakan bensin.

Lalu seperti apa rasanya duduk di dalam “Taxi of Tomorrow” ini?

More…

Post

Creative Collaboration Daft Punk Wins Grammy Awards

131219-grammy-awards-2014-daft-punk

Saya selalu suka dengan kolaborasiDan di berbagai seminar dan workshop saya selalu tekankan pentingnya anak-anak muda kreatif untuk menimba ilmu dari para senior mereka.  Anak muda kreatif tidak boleh sombong dengan kreativitas merekadan melupakan para senior yang punya wisdom kuat di bidang mereka masing-masing.  That’s why saya dulu bikin rubrik “Creative Junkies Meet The Maestro” di majalah Intisari, dimana sebulan sekali saya bertemu dengan para maestro di bidang mereka masing-masing.

Namun yang dilakukan oleh Daft Punk bukan sekedar menimba ilmu.  Apa yang mereka lakukan?

More…

Post

Meaningful Award Ceremony by FIF Group

Seperti yang sering saya bilang, “Creativity is Contagious”.  Yes, creativity itu memang menular.  Bak virus positif yang akan terus menyebar setelah kena satu orang ke orang yang lain.

Setelah beberapa kali memberikan seminar dan workshop serta menjadi juri pencarian tim kreatif di lingkungan internal FIF Group, minggu lalu saya sungguh senang saat melihat mereka memberikan award secara kreatif dan meaningfulPadahal bisa saja mereka memberikannya secara standard, baik benar dan elegan dimana setiap penerima penghargaan dipanggil satu per satu ke atas panggung dan diberikan penghargaan oleh para boss.  Namun FIF Group mencoba sesuatu yang kreatif dan mendobrak pakem standard yang biasa dilakukan.  Apa yang mereka lakukan?

More…

Post

Pinasthika Creativestival 2013 – The Creator

pinasthika 2013 the creator

Minggu lalu saya dapat kehormatan untuk jadi pembicara di Pinasthika Creativestival 2013 yang diselenggarakan di Jogjakarta.  Seperti yang pernah saya tulis di buku Creative Junkies, Jogja adalah salah satu kota yang saya suka untuk menemukan ide-ide kreatif. Makanya saya selalu senang untuk kembali ke Jogja.

Indonesia saat ini adalah sebuah negeri yang kaya dari berbagi bidang mulai dari kekayaan budaya, sumber dayanya, kekayaan alam yang melimpah ruah. Namun disisi lain masyarakat kita sekarang ini cenderung bangga untuk menjadi follower dari negara-negara lain. Demikian brief yang saya terima dari panitia dan saya diminta untuk memberi inspirasi dari pengalaman saya pribadi bagaimana menjadi seorang Kreator.

Bagaimana dari hal-hal kecil saja, bisa disulap jadi sesuatu yang sangat kreatif.

Nah, judul presentasi saya malah seperti ini: “It’s OK to Become Follower”Lho kok malah membiarkan orang-orang jadi follower?

More…

Post

Video on Instagram

instagram video

Saya termasuk orang yang senang, karena sejak bulan lalu Instagram menambah fitur video untuk para penggunanya.  Artinya saya tidak perlu memaintain terlalu banyak social media network.  Tadinya saya berencana menggunakan Vine menambah Instagram & Linkedin untuk international social media network saya.  Yup, video & photo lebih universal untuk berjejaring dengan teman-teman di luar negri.

Dengan adanya video di Instagram, saya hanya mencantumkan Instagram dan Linkedin di akhir presentasi saya di luar negri, misalnya saat sharing soal Creativity & Youth di Guangzhou beberapa minggu lalu.  Twitter dan Facebook tidak terlalu bagus untuk stay connected with our international friends, karena saya memang lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia.

Tidak bisa dipungkiri, langkah Instagram ini adalah mengikuti kesuksesan Vine yang sempat meroket dalam beberapa bulan terakhir ini.  Apa inspirasi positif yang bisa diambil untuk market leader?

More…

Post

Antrian Kreatif

antriankreatif

Saat OMG Consulting pegang Jakarta Eye Centre, salah satu rekomendasi kami untuk meningkatkan ‘patient experience’ adalah sistim antrian yang transparan.  Untuk tempat yang ramai, sistim ini sangat diperlukan karena orang kerap merasa dilangkahi oleh pasien lainnya yang sebenarnya sudah datang dari tadi.  Sayangnya sistim ini cukup mahal. Terobosan yang tidak terlalu mahal sedang dipersiapkan oleh M Ali Fauzi dari Bojonegoro pemenang BNI Creativepreneur dengan sistim Uantri.

Nah, Sambil nunggu inovasi dari M Ali Fauzi, untuk tempat-tempat yang belum punya budget untuk beli sistim antrian yang lumayan mahal.  Ada cara antrian simple, kreatif sehingga yang antri tidak capek.  Saya dapat kiriman foto ini dari follower saya di twitter bernama Merry Pangaribuan @merrynotmops.

Ini salah satu contoh simple soal “Thinking Out of The Box, Inside The Box” kenapa?

More…

Post

Kompas Klass

2806 Klass_Hal 77-s

Saking sibuknya dengan berbagai project yang seru dan kreatif, saya hampir saja lupa posting salah satu project yang lumayan menyita tenaga tim OMG belakangan ini.  Yup, tanggal 28 Juni lalu OMG Consulting bekerjasama dengan tim bisnis Harian Kompas meluncurkan section baru dengan nama Kompas Klass.

Walau Newsweek sudah berhenti mencetak majalah mereka, saya tetap yakin bahwa print dan digital sebenarnya bisa berjalan bersamaan.  Saya tidak bisa membayangkan dunia tanpa koran, majalah cetak dan buku cetak.  Saya sangat senang karena bisa secara cepat membeli buku, majalah dan koran apa saja di dunia yang saya mau dan juga sangat efisien untuk penyimpanannya.

Namun ada sensasi yang berbeda kalau kita membaca secara fisik.  Saya tidak bisa bayangkan bagaimana capeknya mata kita, kalau hanya membaca dari tablet terus menerus.  Di buku 101 Creative Notes, saya juga jelaskan bahwa walau saya kerap break my routine namun saya tetap punya ritual dan salah satunya adalah membaca koran setiap pagi disertai secangkir teh manis.  Jadi sangat tepat kalau saya dan OMG Consulting diberi kesempatan oleh Kompas untuk ikut serta menciptakan konsep baru ini yang diluncurkan bersamaan dengan ulang tahun Kompas yang ke 48.

More…