YORIS SEBASTIAN. thinking outside the box - execute inside the box

Archive for the ‘event’ Category


Posted on July 14, 2010 - by Yoris Sebastian
Final World Cup 2010

Setelah 5 kali selalu nonton final Piala Dunia di Hard Rock Cafe Jakarta, kali ini saya berkesempatan untuk nonton bareng di tempat lain.  Seperti biasa saya mencoba membuat list tempat-tempat yang kreatif dan tidak biasa untuk kemudian saya pilih.  Tahun ini ada 2 tempat nobar yang cukup unik untuk saya nonton Final Piala Dunia antara Spanyol dan Belanda.

Yang pertama adalah di Bandung dalam acara pembukaan acara Semarak Bdg.  Dimana kita akan bersama-sama nonton di tepi sungai Cikapundung.  Diperkirakan akan hadir sekitar 2000 orang disana.  Sangat unik dan bagus untuk awareness bahwa sebenarnya di Bandung ada banyak ruang publik yang sayangnya tidak terlalu dilestarikan dan digunakan untuk warga.

Pilihan kedua adalah nobar di blitzmegaplex yang memutar Final di layar terbesar di Indonesia bersama 600 orang penonton lainnya.  So far, belum pernah ada yang membuat nobar di bioskop.  Tentu suasana akan sangat seru, apalagi ini ada nobar final.

Akhirnya pilihan saya jatuhkan ke blitzmegaplex karena padatnya jadwal saya dan saya cukup sering bolak-balik Bandung belakangan ini.  Apalagi di musim liburan sekolah ini jalan tol menuju Bandung macet karena perbaikan jalan tol yang (anehnya, dilakukan saat arus kendaraan sedang padat) sehingga perjalanan bisa memakan waktu 4 jam.

Sometimes, we can’t do our first option.  Harus jaga kondisi karena Creative Junkies masih harus ke Solo dan Singapore bulan ini.  What a busy yet exciting month :)

Ternyata nobar di blitz lebih ramai dari yang saya perkirakan.  Mereka membuka 2 audi dengan kapasitas 600 orang plus ada 2 audi kecil yang tampaknya hanya untuk invitation Bank Permata.  Wah blitz panen nih :)

Makin senang lagi karena tim yang saya dukung di Final menang :) Sayangnya partai Final yang saya harapkan berjalan indah, TikiTaka vs Total Football tidak kejadian.  Yang ada Belanda menjalankan sistim Full Body Contact :(

Untungnya di perpanjangan waktu Spanyol berhasil mencetak gol :) Satu bioskop bergemuruh! Final usai.  Sekarang tinggal antrian panjang untuk keluar dari Grand Indonesia yang surprisingly hanya membuka 1 loket keluar :)


Posted on July 2, 2010 - by Yoris Sebastian
World Cup 2010

Wah karena kesibukan yang luar biasa, saya jadi nggak sempat menulis blog :( padahal banyak sekali yang bisa ditulis belakangan ini.  Mungkin sudah saatnya membeli alat yang bisa menuliskan apa yang saya bacakan :)

World Cup 2010, misalnya serunya Vuvuzela yang seharusnya mengingatkan kita untuk selalu menggunakan sesuatu yang lokal untuk sesuatu yang sifatnya global.  Piala Dunia di Afrika Selatan disambut egmpita oleh seluruh dunia dan mendadak Vuvuzela menjadi terkenal.  Mereka bahkan membuat Vuvuzela plastik sesuai dengan warna masing-masing negara peserta Piala Dunia.

Banyak kejutan terjadi, mulai dari gugurnya Italy dan Prancis di babak penyisihan grup.  Kedua pelatih dari tim besar ini memilih menggunakan pemain-pemain tua yang membawa Italy dan Prancis menjadi Juara dan Runner-Up Piala Dunia 2006. Prancis lebih parah lagi karena terjadi insiden ‘pemulangan Anelka dan mogok latihan para pemain’.

Tim andalan saya, Inggris juga tidak bersinar.  Mereka tidak kompak dan ini sekali lagi menunjukkan bahwa sebuah tim seharusnya lebih mementingkan kekompakan dibanding banyaknya pemain bintang namun tidak ada chemistry-nya.  Para pemain muda yang bukan bintang mungkin bisa diberi kesempatan.  Bila Capello diberi kesempatan lagi untuk Piala Eropa 2012.

Kini saya mendukung Argentina karena saya senang akan sejarah.  Maradona sukses sebagai Kapten kesebelasan dan membawa Argentina menjadi juara dunia.  Kini dia memiliki kesempatan untuk menjadi Kapten yang kemudian menjadi Pelatih dan juga membawa Argentina menjadi juara dunia.  Maradona meramu timnya campuran yang muda Messi, Higuain dan Tevez dengan pemain senior seperti Juan Sebastian Veron.

Maradona juga dengan santai memberikan kesempatan kepada Messi untuk menjadi Kapten di usia 22 tahun :) Banyak terobosan yang dilakukan pelatih ini.

Selain itu saya suka dengan kaul Maradona yang akan lari mengelilingi Obelisk, a famous Buenos Aires landmark, bila Argentina menjadi juara dunia kali ini.  Maradona memang selalu membuat kontroversi dan punya news value yang besar untuk media.

Berbicara soal Fads, seperti biasa Pepsi dengan kreatif membuat sebuah campaign berjudul, “If the coach goes naked, we will, too. Pepsi promises.” Yup, Pepsi akan jualan minuman soda mereka selama 1 minggu tanpa label bila Argentina juara dunia.  Sebuah kampanye yang innovative di sebuah negara yang memang gila bola.  Sekarang saya sangat berharap Argentina juara.  Walau harus diakui penampilan Jerman, Spanyol dan Brasil cukup meyakinkan.  Tapi kalau melihat dari hubungan pelatih dan pemain tampaknya Argentina punya kans besar untuk juara.  We’ll see :)


Posted on May 26, 2010 - by Yoris Sebastian
Golden Tickets Obama

Minggu lalu adalah minggu yang padat buat saya.  Sejak buku Creative Junkies diluncurkan jadwal saya memberi seminar dan workshop jadi banyak sekali, ditambah  jadwal interview untuk promo buku.  Belum lagi jadwal consulting saya yang juga tetap sibuk.  Saya sedang menggarap project mall di Medan, mixed use property di Makassar, Timezone, BIA Book of Innovation dan masih banyak lagi.  Namun karena semuanya adalah hal yang saya suka maka tidak terasa capeknya.

Jumat jam 4 sore, sebuah email masuk dari Jakarta SocNetwork dengan title [U.S Embassy, Jakarta] Golden Ticket Audition.  Wah, event Golden Ticket Obama yang berhadiah napak tilas ke 3 kota di Amerika ternyata jalan lagi.  Mungkin karena kedatangan Obama juga diundur.  Soalnya sudah lama sekali saya mengirim essay ke panitia.

Email invitation diterima Jumat sore, acara Minggu pagi jam 8.  Well, kesempatan seperti ini kan tidak sering.  Saya sudah sering ke Amerika namun untuk napak tilas ke 3 kota yang bersejarah buat Obama pasti akan memberi saya banyak inspirasi.

Perjalanan yang disponsori oleh Kedubes AS ini akan mencakup kunjungan ke Hawaii tempat Obama dilahirkan.  Selain itu, pemenang akan dibawa ke Chicago tempat Obama memulai karir politiknya dan Washington D.C. dimana Obama kini menjadi Presiden Amerika Serikat.

Kebetulan saya cukup sering menulis Obama di blog saya maupun membicarakan inspirasinya dalam berbagai seminar saya.  Jadi bukan karena lomba ini saja saya mulai menulis soal Obama.  Belum ketemu saja sudah sering dapat inspirasi, apalagi kalau bisa ikut napak tilas. Wah keren…

Walau banyak comment di twitter maupun facebook yang complaint karena format acaranya tidak jelas dan takut dikerjain, saya tetap mantap untuk ikut audisi Golden Ticket Obama.

Bahkan minggu pagi yang harusnya buat saya istirahat sejenak, karena Sabtu kebetulan saya full sekali mulai dari Workshop Femina BNI disambung shooting Kick Andy dimana saya menjadi narasumber lalu malamnya ada kawinan Indraguna dan Dian Sastro.  Minggu saya harus memberi workshop lanjutan Femina BNI pukul 1 siang.

Melihat undangan audition pukul 8 pagi.  Wah kayaknya bisa nih dari jam 8 sampai 12 siang saya alokasikan untuk audisi baru setelah itu ke Crowne Hotel untuk memberikan workshop.

Ternyata setelah mengisi formulir, para peserta audisi diminta mengerjakan tes tertulis tentang pengetahuan umum seputar Obama dan Amerika.  Dari tes tertulis tersebut terpilih 24 orang yang akan maju ke babak interview. Dan saya termasuk dalam 24 orang tersebut.  Setiap orang akan di-interview selama kurang lebih 10 menit.

Saya masih bisa ikut babak interview, asal saya diberikan jadwal interview yang pertama.  Interview sebentar 10-15 menit setelah itu masih cukup waktu untuk saya ngebut ke Crowne Hotel.  Awalnya hal tersebut sudah di iya kan oleh seorang panitia namun pada akhirnya tidak jadi karena oleh panitia lain saya diharuskan menunggu sesuai urutan formulir saya.

Berdasarkan urutan, saya tidak akan mungkin bisa karena saya harus memberikan workshop yang merupakan kontrak dan commitment.

Panitia Golden Ticket Audition mengatakan bahwa saya harus memilih.  Mau audition atau mau workshop.

Menurut kalian yang mana yang harus saya pilih?

Dan saya tahu jawabannya…. Even saya yakin seorang Barack Obama pun akan memilih seperti yang saya pilih… Commitment.

Sebuah hal yang sangat amat penting.  Apapun posisi kita.  Apakah kita seorang Presiden seperti Obama, seorang Public Speaker seperti saya dan tentunya kita semua.

Ada hal yang sangat berbeda antara pilihan dan commitment.

Pilihan adalah kalau saya masuk babak Live di RCTI tanggal 2 Juni nanti.  Saya harus memilih, Live Obama Golden Ticket atau ke Bali menghadiri APMF.  Karena disana saya tidak punya commitment sebagai pembicara, saya tentu bisa memilih Obama Golden Ticket.

Jadi walau selama ini saya mengagumi program-program yang dilakukan US Embassy di Facebook, tampaknya saya harus berpikir dua kali untuk ikut lagi.  Sayang kan waktu terbuang percuma…

Sayang sekali konsep acara yang bagus dan dibuat supaya “Brand Experience” terhadap Obama dan kedatangannya ke Indonesia semakin baik malah menjadi kebalikan.

Masih banyak negative brand experience yang terjadi kepada orang lain pengagum Obama.  Klik link berikut ini: http://www.facebook.com/notes.php?id=59649400218#!/posted.php?id=59649400218&share_id=121169751250719&comments=1#s121169751250719


Posted on May 21, 2010 - by Yoris Sebastian
BlogFest 1.0 UNS Solo

Minggu lalu saya baru saja memberikan seminar di Solo, di sebuah event bernama BlogFest 1.0 yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret.  Saya senang karena banyak hal kreatif yang saya temui selama saya berada di event tersebut.

Sebut saja mulai dari screen.  Biasanya hanya ada 1 screen di depan atau max 2 screen kanan kiri.  Disini ada 1 screen tambahan di belakang sehingga pembicara, narasumber dan moderator bisa melihat presentasi tanpa harus nengok ke kiri or ke kanan sepanajang presentasi.

Lalu saat tanya jawab, berbeda dengan biasanya dimana penanya hanya bertanya dari kursi mereka, di BlogFest penanya maju ke depan dan duduk satu sofa dengan narasumber :)   Apalagi narasumber yang tampil bersama saya adalah si cantik Nadine Candrawinata.

out of the box... yang tanya ikut duduk di sofa

Begitu pula saat selesai, kami para narasumber diberi plakat yang harus kami isi sendiri nama kami dan juga harapan terhadap BlogFest ini ke depannya.  Walau plakat ini akan kami bawa pulang ke Jakarta, namun saya yakin namanya harapan yang ditulis sungguh-sungguh punya power yang kuat untuk event ini.  So, cross our finger BlogFest akan berjalan terus dan semakin tahun akan semakin baik.

Begitu saat selesai seminar, Saya dan Nadine lagi-lagi diminta untuk sesuatu yang berbeda, yaitu foto dengan background peserta seminar bukan dengan background Backdrop acara.

Saya sungguh senang dengan mahasiswa yang kreatif dalam menjalankan acara kampus mereka.  Seperti yang sering saya sampaikan di berbagai seminar dan workshop, pengalaman masa sekolah dan kuliah sangat penting untuk kita saat kita mencari pekerjaan nantinya.  Kalau kita hanya punya nilai yang bagus di kampus, tidak akan mudah mendapatkan pekerjaan.  Tapi kalau kita punya nilai yang bagus ditambah pengalaman ber-organisasi, kemungkinan kita mendapatkan pekerjaan yang bagus akan lebih besar.

So, salut untuk panitia BlogFest 1.0 semoga tahun depan lebih baik lagi :)

Selain panitia yang kreatif, peserta nya juga kreatif kaosnya "Marley, Surip & Me"


Posted on April 15, 2010 - by Yoris Sebastian
Creative Junkies diluncurkan saat April Mop

Karena berbagai kesibukan, saya baru berhasil menyelesaikan Comic Life dari foto-foto acara Media Launch “Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies”

Begitulah acara Media Launch buku perdana saya yang memang sengaja di luncurkan 1 April kemarin.  Message utamanya bukan hadiah Apple iPad buat para wartawan yang hadir hari itu, tapi bagaimana kita melakukan sesuatu yang ada di luar negri, jangan di copy paste langsung ke Indonesia.

Bayangkan kalo saya membuat April Mop seperti di luar negri? Nggak cocok kan? Jadi saya dan Pandji tetap ‘ngerjain’ wartawan karena hari itu adalah hari April Mop, tapi kami bilang yang akan menang 1 orang… padahal kami bohong… yang hari itu menang bukan 1 orang tapi 2 orang…!!!

Sesuai seperti yang saya tulis di buku, Berpikir boleh Out of the Box tapi eksekusi harus Inside the Box :) karena jangan lupa ini Indonesia… ada batasan2 yang mau tidak mau harus kita cermati ;)

More news will be updated on Creative Junkies :) Enjoy the reading…!

About April Mop

April Mop, dikenal dengan April Fools’ Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan mereka-mereka yang mudah ditipu. Di beberapa negara seperti di Inggris dan Australia serta Afrika Selatan, lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang atau sebelum siang hari. Seseorang yang memainkan trik setelah tengah hari disebut sebagai “April Mop”. Namun di tempat lain seperti di Kanada, Perancis, Irlandia, Italia, Rusia, Belanda, dan Amerika Serikat lelucon bebas dimainkan sepanjang hari.


Posted on April 1, 2010 - by Yoris Sebastian
“Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies”

Hari ini secara official buku perdana saya diluncurkan melalui sebuah Press Conference yang diselenggarakan di Hard Rock Cafe Jakarta, tepat 1 April 2010 setelah 3 tahun saya mengundurkan diri dari HRC Jakarta dan memulai OMG Consulting.

Buku ini bercerita tentang cara-cara sederhana saya untuk menjadi sosok Kreatif di Indonesia dan menjadi General Manager HRC Jakarta di usia 26 tahun.

Tidak seperti IQ yang merupakan faktor bawaan lahir.  Kreativitas adalah skill yang bisa dilatih dan dikembangkan.  Salah satunya adalah dengan menggunakan otak kanan kita untuk mengimbangi otak kiri yang terkesan serius.  Salah satunya adalah mewarnai.  Ingat waktu kecil kebanyakan anak kecil senang mewarnai?

Karena itulah, Buku saya Creative Junkies ini sengaja dikonsepkan hitam putih dengan permukaan yang bisa diwarnai :)   Hari ini wartawan dengan berbagai usia ikut berpartisipasi untuk mewarnai cover buku saya.  (Full Story segera setelah saya mendapatkan foto2 komplit minggu depan ya)

lomba mewarnai CJ 1

Lomba mewarnai CJ 3

Lomba mewarnai CJ 2

Yang pasti saya mengajak anda semua lewat blog ini untuk mengirimkan foto anda dan Buku Creative Junkies yang sudah diwarnai untuk dapat opportunity masuk ke dalam banner Creative Junkies yang akan terpampang di toko- toko buku Gramedia :) Segera warnai buku Creative Junkies mu dan ditunggu emailnya ke deboy@thecreativejunkies.com


Posted on January 4, 2010 - by Yoris Sebastian
Perayaan Tahun Baru – Melihat Sunrise Pertama di 2010

I constantly challenge myself to do something different and new, this year I didn’t stay up until midnight to the old year leaves, I go to Borobudur to see the new year rise in :) I see the first sunrise in 2010 ;) Happy New Year everybody..!!

Demikian message singkat saya di status Facebook dan Twitter (tentunya di Twitter lebih singkat lagi) saat saya merayakan Tahun baru 2010.

Yup, sudah belasan tahun saya selalu merayakan detik-detik pergantian tahun.  Baik itu di Hard Rock Café Jakarta maupun melihat pesta kembang api di Hongkong.  Namun selalu malam Tahun Baru.  Itulah sebabnya untuk Tahun Baru 2010 ini, saya memcoba melakukan sesuatu yang berbeda.  Seperti yang sering saya sampaikan dalam berbagai seminar dan workshop, menjadi orang yang kreatif, kita harus senantiasa melawan rutinitas.  Salah satu yang rutin buat saya adalah merayakan malam Tahun Baru ;)   Itulah challenge buat saya, merayakan Tahun Baru dengan cara yang berbeda. Bukan merayakan pas malamnya tapi kita ambil kebalikannya… bagaimana kalau kita rayakan di pagi hari???

Seru nggak merayakannya pagi hari? Bagaimana kalau merayakannya dengan melihat matahari terbit untuk pertama kali di Tahun 2010? Ada banyak tempat yang indah untuk melihat Sunrise di Indonesia dan pilihan jatuh ke Borobudur, disanalah saya dan Debbie (my girlfriend) akan melihat sunrise pertama di 2010.

Jadi malam Tahun Baru, saya hanya jalan-jalan sebentar di Malioboro melihat pawai sepeda dan sebelum midnight saya sudah di hotel karena harus bangun dinihari untuk berangkat ke Borobudur.  Lucunya saat dinihari saya berangkat ke Borobudur, saya melintasi beberapa cafe yang baru tutup sehingga banyak para tamu-tamunya sedang bubaran.  Jadi inget jaman-jaman di Hard Rock Cafe bubaran tahun baru :)

Dan inilah foto yang saya ambil menggunakan Blackberry Onyx saya dan sebenarnya sudah saya kirim via twitter pagi itu.  Moment ini cukup penting karena merupakan sunrise pertama di dekade yang baru ini ;)

first sunrise in 2010

The experience was great… selain menikmati pemandangan yang indah dan kemegahan Borobudur… Tak lupa saya mengucapkan syukur untuk tahun 2009 dan berdoa supaya bisa menjalankan tahun 2010 dengan baik dan diberi kebahagian serta kesehatan.

Saya sendiri merasa masih banyak yang bisa di-improve untuk membuat experience para turis mengunjungi Borobudur lebih wow dan membuat mereka ‘membicarakan’ Borobudur ke teman-teman mereka.  Lebih lanjut akan saya bahas nanti kalau saya sudah mengunjungi Angkor Wat.

Bagaimana perayaan Tahun Baru kalian? Mudah-mudahan cukup berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya ? Boleh diceritakan? Kalau belum terlalu kreatif, tidak apa-apa, perayaan Tahun Baru 2011 harus lebih kreatif ;)

taken from Nikon D90

I Look forward for the new decade... let's have a Creative Decade! (taken from Nikon D90)


Posted on November 24, 2009 - by Yoris Sebastian
Aktif Saat Kuliah / Sekolah

Yoris Sebastian di UNS Solo

Foto di atas adalah foto saat saya bersama para panitia Annual Conference of Economics Forum ( ALCOFE ) 2009 yang diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret Solo. Disana saya tampil memberikan presentasi soal industri kreatif bersama Ibu Hesti dari Kementrian Dep. Perdagangan.  Minggu lalu saya juga hadir bersama Ridwan Kamil di UGM untuk Management Event dengan tema yang serupa seputar entrepreneurship dan industri kreatif.

Di UGM bahkan saya bertemu dengan beberapa anak yang juga terlibat sebagai panitia saat saya datang tahun lalu untuk seminar yang diadakan Yamaha dan Majalah Marketing.  Saya jadi ingat saat saya dulu juga aktif berorganisasi dan menggelar berbagai acara saat saya SMA dulu.  Jadi sebenarnya kesuksesan saya saat ini juga banyak karena saya dulu aktif.

Bahkan semakin banyak contoh dimana orang dengan IP atau nilai menengah namun rajin berorganisasi dan aktif ikut jadi panitia di berbagai acara saat sekolah dulu.  Sekarang jadi sukses dibanding mereka yang hanya tinggi nilainya tapi tidak ikut organisasi.  Tentunya lebih baik lagi kalau nilai tinggi dan juga rajin ikut organisasi ;)   Salah satunya adalah Pak Rhenald Kasali yang mengaku hanya punya IP 2,49 sewaktu kuliah dulu.



Posted on November 17, 2009 - by Yoris Sebastian
Malioboro Mural Night Competition 2009

Seperti biasa kalau sehabis mampir ke sebuah kota, ada saja yang bisa saya serap.  Apalagi kalau ke kota Yogyakarta, kota yang selalu memberi aura kreativitas untuk saya.  Kemarin saya mendapat kehormatan untuk berbicara soal industri kreatif atas undangan mahasiswa management UGM (Mudah-mudahan presentasi saya bisa memberi inspirasi para mahasiswa Yogya yang memang kreatif-kreatif)

Malioboro Mural Night Competition logo

Sayang sekali malamnya saya sudah harus pulang ke Jakarta karena saya baru tahu bahwa akan ada Malioboro Mural Night Competition tepat jam 12 midnight.  Beruntung saya mendapatkan foto-foto dari Aurelia Claresta Utomo (salah satu peserta seminar pagi hari di UGM).  Ini salah satu contoh dimana penerimaan rekor MURI yang cukup tepat dan memiliki relevansi dengan penerima award yaitu pemerintah kota Yogyakarta.  Semoga acara ini bisa terus dilakukan setiap tahun, tentunya dengan kualitas yang terus meningkat.

Malioboro Mural Night Competition5

Malioboro Mural Night Competition

Malioboro Mural Night Competition2

Malioboro Mural Night Competition3

Malioboro Mural Night Competition4


Posted on September 23, 2009 - by Yoris Sebastian
#janjijoko: sebuah twitrealityshow

picture-9

Semuanya berawal dari pesan Joko Anwar di twitternya tadi pagi… saat itu followernya baru 1.971 orang.

Saya langsung bilang, gila juga nih Joko… belum tau dia the power of twitter yang memang sedang growing very fast di Indonesia.

Saya sendiri langsung ReTweet pesan Joko… yakin dia akan tembus 3.000 followers ;)

Agak sorean, saya buka twitter lagi dari Macbook saya… and there you go… it’s already 7.500 followers…

picture-16

Benar saja semua followers baru Joko langsung menagih #janjijoko

Kalau diperhatikan, Joko masih bilang “You’ll get the pics when you wake up tomorrow” artinya dia tidak menganggap bahwa detik-detik pelaksaanaan #janjijoko akan heboh dan membuat orang-orang sampe menunggu-nunggu. (or sebagai sutradara this is part of the script hehehe).

Nah yang ini Indonesia banget, otw ke Circle K tapi nggak nyampe2… dari sekitar jam 22 sampe midnight baru akhirnya #janjijoko terlaksana disaat follower Joko sudah mencapai lebih dari 13.000. Kayaknya mereka sempat ke Circle K Cikajang or Panglima Polim tapi banyak yang nongkrong-nongkrong dan minum-minum.  Sampai akhirnya diputuskan ke Circle K Bintaro sektor 2 :) pantesan lama.

Mungkin ini yang dibilang reality show ala twitter.  Kita hanya memandangi updates yang muncul.  Suspense nya tetap ada walau tak ada gambar tak ada video… it’s all on our minds.  It’s theatre of minds!!! Dewi Lestari sampe sempat menahan mau ke WC.

Tak heran kalau kehebohan ini ikut mengantar Circle K menjadi trending topic di jagat twitter dunia.  Liputannya aja sampai ke media online luar lho.

picture-21

Eits nanti dulu…. Lebih gokil lagi kalau (ternyata) dari pagi tadi sebenarnya Joko sudah direkam terus dengan camera.  Bagaimana awalnya saat dia ketik #janjijoko, bagaimana reaksi dia waktu melihat 3.000 followers sudah terlewati, bagaimana mereka meeting, bagaimana mereka memilih Circle K yang akan dituju, apa saja yang terjadi selama 2 jam otw circle K.

Filmnya disertai komentar2 seru bersamaan dengan kejadian yang ada. Wah seru banget.

Salut to Joko Anwar and his team.  Ditunggu filmnya #janjijoko di Youtube ;) or di Jiffest 2009? hehehe

Oh iya yang mau lihat fotonya klik disini ya. Yang nggak mau lihat jangan di klik ;) Di foto tersebut ada pesan dari Joko: “A promise is a promise Mr. Politicians!”